RS Darurat Wisma Atlet Sudah Siap, Presiden: Saya Berharap Tidak Digunakan

0
532
Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, yang dijadikan rumah sakit (RS) darurat penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19, pada Senin, 23 Maret 2020. Terlebih dahulu, Presiden meninjau Tower 7 yang menjadi peruntukkan RS darurat.

Dimulai dari lantai 1, yang akan dijadikan sebagai ruangan instalasi gawat darurat (IGD). Setelah itu, Presiden meninjau intensive care unit (ICU) yang terletak di lantai 2, kemudian ruang rawat inap pasien di lantai 6.

“Baru saja tadi saya mengecek kesiapan Wisma Atlet ini yang akan kita gunakan untuk persiapan penanganan virus Covid-19. Perlu saya sampaikan bahwa Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24.000 orang yang saat ini yang telah disiapkan adalah untuk 3.000 pasien dengan wilayah ruang yang telah ditata dengan sebuah manajemen yang baik, baik itu untuk pasien, untuk dokter, untuk paramedis, semuanya ditempatkan dengan manajemen ruang yang berbeda,” ungkapnya Presiden.

Berdasarkan peninjauannya, Presiden mengatakan bahwa sarana dan prasarana di Wisma Atlet telah siap untuk menangani pasien positif korona. Meskipun demikian, Presiden berharap rumah sakit darurat corona ini tidak dipergunakan sebagai akibat adanya lonjakan pasien positif korona yang membutuhkan perawatan rumah sakit.

“Saya juga melihat sarana prasarana telah siap, baik untuk ruang penanganan pasien, baik ventilator, semuanya sudah siap, APD (alat pelindung diri) juga siap. Sehingga kita harapkan, nanti sore, rumah sakit darurat untuk korona ini telah bisa dipakai. Tetapi saya berharap, rumah sakit darurat corona ini tidak digunakan. Artinya, rumah sakit yang ada, yang telah kita siapkan jauh hari sebelumnya telah bisa melaksanakan penanganan virus corona ini,” jelasnya.

Pemerintah sendiri menyiapkan empat tower di Wisma Atlet Kemayoran dengan peruntukkan berbeda-beda. Tower 1 berkapasitas 650 unit (1.750 orang) diperuntukkan sebagai Posko Gugus Tugas Covid-19. Tower 3 berkapasitas 650 unit (1.750 orang) akan digunakan untuk dokter dan tenaga paramedis. Tower 6 dan tower 7 akan dipergunakan sebagai rumah sakit darurat, masing-masing berkapasitas 650 unit (1.750 orang) dan 886 unit (2.458 orang).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here