Dollar Global Terkoreksi Kebijakan Moneter the Fed, Rupiah Selasa Siang Menguat 0,5% ke Rp16.498/USD

0
135

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pasar uang Selasa siang ini (24/3) terpantau masih menguat signifikan, meski terpangkas sebagian gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia dan Eropa turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,46% atau 77 poin ke level Rp 16.498 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.575.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.505, kemudian bergerak kuat ke Rp16.473, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.498. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar lanjut melemah di pasar uang Asia dan Eropa setelah terkoreksi 2 hari di sesi sebelumnya, tertekan oleh the Fed yang melonggarkan secara luas kebijakan moneternya untuk melawan disrupsi ekonomi akibat Covid-19.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke level 101,88, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,11.

Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi kedua, terpantau balik melemah 0,95% atau -38,034 poin ke level 3.951,483, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya rebound setelah the Fed mengumumkan paket stimulus pembelian asset dengan bursa Jepang dan Korea melompat 6% lebih.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia Eropa lanjut terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 15.288 – Rp 16.950.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here