Pemerintah Siapkan Berbagai Bantuan bagi Masyarakat Miskin Terdampak Covid-19

0
230
Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin, saat memberikan keterangan Pers (24/3) (Foto: KIP, Setwapres)

(Vibizmedia – Nasional) Dalam konferensi pers siang ini (24/3) di Kediaman Resmi Wakil Presiden, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa ia baru memimpin  Rapat Persiapan Bantuan Langsung kepada Masyarakat Miskin dan Rentan.

Rapat dilaksanakan melalui teleconference dan diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Tujuan rapat adalah  membahas arahan presiden dalam rangka melaksanakan upaya mengatasi dampak Corona, yaitu dalam rangka jaring pengamanan sosial  (social safety net) untuk mereka yang terdampak  melalui bantuan langsung kepada masyarakat miskin dan rentan.

BLT untuk Masyarakat Miskin

Wapres mengungkapkan bahwa dari pembahasan itu yang pertama pemerintah sudah mempersiapkan BLT (Bantuan Langsung Tunai)  program bantuan pemerintah berjenis pemberian uang tunai atau beragam bantuan lainnya untuk masyarakat miskin dan rentan dengan cakupan 15,2 juta rumah tangga melalui mekanisme BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Bantuan ini akan diberikan setiap bulannya  dengan ada penambahan dari jumlah yang lama.

Bantuan untuk Masyarakat Berpenghasilan Harian dan UMK

Dan yang kedua,   bagi kelompok masyarakat berpenghasilan harian atau bekerja di sektor informal, Pemerintah sedang melakukan inventarisasi mengenai cakupan, sasaran  dan besaran bantuan yang akan kita berikan.  Juga menginventarisas sektor-sektor mana nantinya, supaya nanti juga akan menghitung jumlah besarannya dan juga impllikasinya pada APBN yaitu Anggaran Negara. Ini perlu ada upaya untuk melakukan inventarisir lebih langut.

Wapres juga menyebutkan berikutnya adalah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak, ia meminta OJK dan Menteri Keuangan untuk merumuskan kebijakan relaksasinya untuk meringankan beban mereka,  misalnya penangguhan cicilan, dan juga insentif-insetif lainnya.

Wapres melanjutkan bahwa  UMK ini  sangat berdampak dengan adanya Corona.  Karena itu mereka juga harus diselamatkan supaya mereka bisa tidak  mati dan bisa berlanjut. Ia menegaskan bahwa itu sebabnya perlu ada insentif-insentif yang diberikan, dan saat ini sedang dirumuskan detailnya oleh OJK dan Menteri Keuangan.

Pemberian Keringanan Tagihan Listrik

Wapres juga menyampaikan bahwa a pemerintah sedang mempertimbangkan  untuk memberikan keringanan pembiayaan tagihan listrik untuk rumah tangga miskin yang 450watt dan 900 Watt. Ia menegaskan bahwa bantuan hanya diberikan kepada yang sudah terdaftar dalam  data  secara terpadu di Kementerian Sosial.

Ia menegaskan agar jangan sampai yang menerima bukan orang miskin tapi orang kaya. Karena itu perlu dilakukan seleksi supaya tidak salah memberikan insentif atau  bantuan subsidi kepada bukan yang berhak.

Pendataan diambil dari DTKS

Terkait pendataan untuk para penerima bantuan, Wapres menjelaskan bahwa alokasi anggaran sedang dihitung oleh Kementerian Keuangan dan basis pendataan diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial.

“Data ini sekarang sedang dipadukan. Karena ini sektornya banyak, saat ini sedang dirumuskan berapa jumlah orangnya dan jumlah pemberian yang diberikan setiap bulan untuk kepala keluarga dari rata-rata jumlah keluarga. Ini sedang dihitung,” paparnya.

Diberikan per Tiga Bulan

Sementara itu, terkait dampak yang timbul akibat mewabahnya virus Corona, pemerintah memperkirakan akan berjalan dalam waktu tiga bulan, sehingga saat ini terus dilakukan pemantauan secara berkala mengenai perkembangan wabah tersebut.

“Kalau nanti belum [mereda], tentu akan ada perhitungan baru lagi. Jadi per tiga bulan untuk menghitung dampaknya, bantuan-bantuan, itu pun disesuaikan dengan perkiraan-perkiraanyang ada,” tutup Wapres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here