Sejumlah Pejabat Hadiri Pemakaman Ibunda Presiden Jokowi

0
59
Suasana jelang pemberangkatan jenazah ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, Kamis, 26 Maret 2020 (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

(Vibizmedia – Nasional) Sejumlah pejabat pemerintahan melayat ke kediaman ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, yang wafat pada Rabu (25/3), di Solo. Masyarakat Solo, yang diimbau tidak mendatangi pemakaman, menyampaikan belasungkawadan doa dari rumah masing-masing.

Sejumlah menteri dan pejabat pemerintahan melayat ke kediaman ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, di Banjarsari, Solo, Kamis (26/3). Ibunda Presiden Jokowi itu wafat pada Rabu (25/3).

Para pejabat negara tetap melayat, meski Jokowi sudah meminta mereka untuk tetap di Jakarta dan mematuhi imbauan pembatasan sosial (social distancing) untuk mencegah penyebaran virus corona. Ibunda Jokowi meninggal dunia pada usia 77 tahun, Rabu, 25 Maret 2020.

Tampak di antara para pelayat Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Tohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Tampak pula ketua MPR Bambang Soesatyo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Para pelayat yang datang ke rumah duka menjalani pemeriksaan keamanan dan kesehatan yang disediakan petugas keamanan. Penyanitasi tangan (hand-sanitizer) dan semprotan disinfektan di bilik yang tersedia di lokasi. Kursi untuk duduk para pelayat juga diatur dengan diberi jarak. Para wartawan juga tidak diperkenankan masuk dan hanya boleh menunggu di jalan sekitar beberapa meter dari rumah duka.

Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo saat diwawancarai pada Rabu (25/3) malam mengatakan Ibu Sudjiatmi Notomihardjo atau akrab dipanggil Ibu Noto adalah sosok ibu teladan, tidak saja bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Solo.

Achmad juga memuji almarhumah yang semasa hidupnya aktif berkegiatan sosial.

“Kami selaku pemerintah kota Surakarta, khususnya Pak Walikota dan saya selaku Wakil Wali Kota Solo merasa kehilangan betul tokoh panutan kami, Ibu Noto, ibunda Presiden Jokowi. Beliau tokoh yang luar biasa, ringan tangan, kemana-mana hadir kalau diundang termasuk di kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Achmad.

Prosesi pemakaman dimulai dengan salat jenazah di masjid yang berjarak sekitar 80 meter dari rumah duka. Pasukan paspampres berseragam lengkap mengusung peti jenazah ibunda Presiden. Presiden Jokowi dan keluarga memakai masker berjalan di depan iring-iringan dengan membawa foto ibunda Sudjiatmi Notomiharjo.

Upacara pemakaman dihadiri oleh Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo, yang menyampaikan kata sambutan dan menyerahkan akta kematian Ibu Noto kepada keluarga Presiden Jokowi.

Pemkot Solo, Rabu (25/3) malam, mengimbau agar warga tidak melayat ke rumah duka untuk menghindari kerumunan massa, mengingat Solo masih dalam satus KLB corona. Warga Solo diminta mendoakan ibunda Presiden Jokowi dari rumah masing-masing.

Avrilia Wahyuana, seorang warga Solo, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ibunda Presiden Jokowi. Lia berharap Presiden tetap tegar di tengah rasa duka mendalam.

“Semoga Bu Noto diterima di sisi Allah SWT. Pak Jokowi dan keluarga, semoga diberi ketabahan, apalagi saat ini pak Presiden Jokowi membutuhkan banyak sekali dukungan dari keluarga dan masyarakat Indonesia bersama-sama mengantisipasi wabah virus corona di Indonesia,” tutur Lia.

Jenazah Ibu Sudjiatmi dimakamkan di kompleks makam keluarga di Selokaton Gondangrejo Karanganyar,berdampingan dengan makam almarhum suaminya, Widjiatno Notomihardjo.

Sumber: www.voaindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here