Spirit Solidaritas dan Interkoneksi Dalam KTT Luar Biasa G20

0
208
Menlu saat mendampingi Presiden mengikuti KTT LB G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/3) malam. (Foto: BPMI)

(Vibizmedia – Nasional)  Menteri Luar (Menlu), Retno Marsudi, usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam KTT LB G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/3) malam, menyatakan bahwa spirit yang dilandasi koordinasi, sinergi, solidaritas, dan soliditas  itulah yang mewarnai pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa (LB) G20 secara virtual yang khusus membahas mengenai penanganan Virus Korona (Covid-19).

Dihadiri Berbagai Organisasi Internasional 

Menlu mengatakan bahwa KTT G20 kali ini tidak hanya dihadiri oleh anggota G20, tetapi juga oleh organisasi-organisasi internasional seperti  WHO, PBB, IMF, dan juga World Bank serta beberapa negara lain yang diundang.

Bukti Global Leadersehip G20 dan Pentingnya Interkoneksitas

Menlu melanjutkan bahwa  pelaksanaan KTT G20 kali ini merupakan bukti dari global leadership G20 dalam menangani krisis yang terjadi pada saat ini. Dengan pesan utamanya adalah bahwa pandemik mengingatkan bersama mengenai saling keterkaitan atau interconnectedness dan vulnerability.

“Kita tahu bahwa virus ini tidak mengenal batas negara. Oleh karena itu untuk melawan virus ini maka harus dilakukan kerja sama secara bersama, terkoordinasi, dan bersinergi,” ujar Menlu.

Ia menyampaikan bahwa  sense of solidarity, kerja sama dan sinergi tampak muncul dari semua statement yang diberikan oleh para pemimpin.  Dari statement-statement yang disampaikan, menurut Menlu, terlihat komitmen atau determinasi yang tinggi dari para kepala negara/kepala perwakilan untuk melindungi hidup atau manusia karena menyangkut isu kesehatan.

“Kemudian juga mengembalikan kepercayaan menjaga stabilitas keuangan, menghidupkan kembali pertumbuhan. Termasuk di dalam statement tadi bagaimana para kepala negara/kepala pemerintahan menyampaikan upaya untuk meminimalkan disrupsi terhadap perdagangan dan global supply chain,” ujarnya.

Memenangkan 2 Peperangan Sekaligus

Menlu juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan ini Presiden Jokowi kembali menekankan   pentingnya kerja sama, soliditas dan sinergi.  Presiden menyampaikan pesan yang sangat kuat bahwa Indonesia dan G20 harus memenangkan 2 peperangan sekaligus, yaitu yang pertama adalah melawan Covid-19 dan yang kedua adalah melawan pelemahan ekonomi dunia saat ini. Itulah dua pesan besar yang disampaikan Presiden di dalam statement nasional ini.

Dari pertemuan tersebut, Menlu juga menyatakan bahwa diikeluarkan leaders statement yang intinya dibagi dalam 4 hal, yaitu yang pertama adalah mengenai upaya memerangi pandemik. Yang kedua adalah bagaimana kita me-safeguard ekonomi global. Yang ketiga adalah bagaimana mendisrupsi perdagangan dan yang keempat adalah bagaimana memperkuat kemitraan gobal atau global cooperation.

Menlu menegaskan kembali bahwa spirit solidaritas dan kerjasama itulah yang muncul dan disampaikan oleh para kepala negara dan juga merupakan apa yang disampaikan Presiden di dalam KTT khusus mengenai COVID-19 yang dilakukan oleh negara-negara G20.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here