Update Perkembangan Penanganan Covid-19 Hingga 2 April 2020

0
1236
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB (1/4/2020) (Foto: Humas BNPB)

(Vibizmedia- Nasional) Dalam konferensi pers yang disampaikan hari ini (2/4/2020) di Graha BNPB, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Achmad Yurianto  menyampaikan hal-hal perkembangan penanganan Covid-19 hingga hari ini.

Donasi Mencapai 72,2 Milyar Rupiah

Ia menyampaikan bahwa donasi yang diterima Gugus Cepat Penanganan Covid-19 hingga hari ini sudah mencapai 72, 2 Milyar.

Selain itu ada banyak sekali relawan yang bekerja bersama kita, khususnya tenaga kesehatan di daerah yang telah bersedia membantu penyelidikan epidomologi dengan melakukan tracing penelusuran kasus.  Mereka telah berhasil mengumpulkan lebih dari 7193 specimen.

Yuri menegaskan bahwa hal yang tetap harus dilakukan adalah terus mencari kasus positif di masyarakat dengan tujuan melakukan isolasi dan karantina agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Ribuan APD Telah Didistribusikan

Ia juga menyampaikan bahwa terkait dengan kebutuhan APD,  maka seluruh provinsi telah mendapatkan distribusi APD.

DKI  mendapat distribusi sebanyak 85.000 APD yang dikirim tanggal 25/3 dan 31/3. Sedangkan Jawa Barat telah didistribusikan sejumlah 55.000, Jawa Tengah sejumlah 20.000, Jawa Timur sejumlah 25.000, DIY sejumlah 10.000, Bali sejumlah 12.500, Banten 10.000, sedangkan provinsi-provinsi lain di luar Jawa-Banten memperoleh rata-rata 5.000 pada dua kali distribusi.

Untuk itu  rumah-rumah sakit pada provinsi tersebut telah diminta agar menghubungi Dinas Kesehatan Provinsi untuk distribusinya.  Hal ini akan terus dilakukan sejalan dengan kebutuhan dan kemampuan produksi yang bisa diakumulasikan.

Pentingnya Memutus Mata Rantai Penularan

Sekali lagi Yuri menekankan pentingnya memutus mata rantai dari penularan. kekuatan kita berada di masyarkat untuk konsisten disiplin menjaga jarak dalam berkomunikasi sosial agar tidak terjadi penularan secara langsung dari orang yang positif Covid-19 kepada orang lain yang rentan.

Ia menambahkan bahwa hal ini menjadi penting dan harus menjadi kebiasaan yang dilakukan baik saat melakukan secara langsung baik di dalam rumah hingga di luar rumah. Setiap masyarakat diminta menghindari kegiatan yang penuh sesak,  kegiatan yang sifatnya berkumpul dan hindari kerumunan. Karena dengan cara inilah kontak bisa dijaga dengan baik.

Ia juga menyebutkan bahwa ada banyak sekali penularan secara tidak langsung melalui perantaraan tangan. Dimana penularan terjadi akibat tangan  menyentuh mulut, hidung dan muka. Oleh karena itu biasakan menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air mengalir paling sedikit 20 detik.

Tetaplah Berada di Rumah

Yuri terus mengingatkan agar himbauan pemerintah harus terus dilaksanaknan bahwa lebih aman berada di rumah. Hendaklah kita tetap berada di rumah.  Belajar di rumah, bekerja di rumah, beribadah di rumah. Ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan.

Selain itu, ia juga mengajak siapa saja yang membutuhkan informasi lengkap terkait tentang Covid-19 maka bisa mengunduh di beberapa portal situs-situs resmi  baik di covid19.co.id maupun Call Center 119 atau 117  atau Hallo Kemkes 15567 dan  aplikasi online telemedicine lainnya.

Ia juga mengajak memastikan agar semua masyarakat yang rentan terkena penyakit ini bahkan bisa menjadi berat karena disertai dengan beberapa penyakit kronis lainnya seperti diabet, jantung dan lainnya tidak tertular penyakit Covid-19. Mari kita melindungi mereka .  .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here