Dollar Eropa Menanjak oleh Prospek Resesi; Rupiah Jumat Siang Balik Melemah ke Rp16.502/USD

0
116

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pasar uang akhir pekan Jumat siang ini (3/4) terpantau melemah, melepas gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,16% atau 27 poin ke level Rp 16.502 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.475.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.445, kemudian bergerak lemah ke Rp16.505, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.502. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar menanjak di pasar uang Eropa setelah menguat di sesi sebelumnya, didongkrak oleh naiknya permintaan USD di tengah prospek suramnya resesi global.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke level 100,30, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,19.

Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi kedua, terpantau menguat tajam 1,27% atau 58,367 poin ke level 4.588,562, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bergerak agak terbatas setelah harga minyak dunia memangkas lonjakan harga sebelumnya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini balik menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 16.060 – Rp 16.640.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here