Presiden Minta 6 Hal Terkait Penanganan Covid-19 di Evaluasi Total

0
441
Presiden Joko Widodo. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Dalam rapat terbatas membahas Laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, pada Senin 20 April 2020, Presiden Joko Widodo menegaskan 6 hal terkait penanganan virus corona, salah satunya adalah evaluasi total diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah.

“Saya ingin ada evaluasi total dari apa yang sudah kita kerjakan dalam penanganan Covid-19 ini, terutama evaluasi mengenai PSBB, secara lebih detail kekurangannya apa, plus minusnya apa sehingga bisa kita perbaiki”, ungkap Presiden dalam pembukaan rapat terbatas tersebut.

“Yang pertama saya ingin agar seluruh provinsi, kabupaten dan kota mengetahui pentingnya pengujian sampel secara masif, kemudian di
ikuti pelacakan yang progresif dan mengisolasi yang terpapar dengan ketat”, jelas Presiden.

Menurutnya, tiga hal ini harus yang sering ditekankan pada seluruh daerah.

“Kedua, saya juga sangat mengapresiasi cara-cara konsultasi medis dengan menggunakan teknologi dan ini saya kira harus terus diperbesar dan dikembangkan lagi yaitu telemedicine, agar ini terus ditingkatkan jumlahnya, sehingga kontak pasien dengan dokter itu bisa dikurangi”.

Presiden melanjutkan, “Ketiga, mengenai perbaikan sistem rujukan dan manajemen penanganan dirumah sakit. Ini untuk mengatasi overcapasity dari rumah sakit rujukan yang kita miliki, ini betul-betul manajemennya harus diatur betul, mana yang sedang dan ringan, mana yang berat dan memerlukan penanganan yang lebih intensif dirumah sakit”.

“Keempat, tambah Presiden “mengenai komunikasi yang terbuka, sistem data informasi yang terbuka kepada semua pihak, jangan ada yang menganggap-anggap lagi kita menutup-nutupi, tidak ada sejak awal kita ingin menutup-nutupin masalah dari awal, tidak ada”, tegasnya.

“Kelima, ini pastikan bahwa distribusi logistik, kelancaran produksi ini betul-betul tidak ada hambatan dilapangan, stok pangan cukup, pastikan agar kita memasuki bulan Ramadhan ini kita betul-betul memiliki sebuah kepastian mengenai stok pangan”.

“Yang terakhir mengenai bantuan sosial, yang saya lihat tadi pagi sudah dimulai secara besar-besaran untuk 1,2 (juta) dimulai dari DKI, kemudian Bodetabek dan nanti di daerah-daerah yang lainnya, saya ingin bantuan sosial bagi yang kurang mampu betul-betul tepat sasaran, ada kontrol pengawasan, ada cek lapangan sehingga barang-barangnya itu bisa diterima oleh penerima dengan baik, dan sekali lagi benar tepat sasaran”, terang Presiden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here