Kementerian PUPR Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang

0
532
Kementerian PUPR menghentikan sementara pekerjaan pembangunan konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang. FOTO: KEMENTERIAN PUPR

(Vibizmedia-Nasional) Dikarenakan adanya satu orang karyawan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memutuskan untuk melakukan penghentian sementara pekerjaan pembangunan konstruksi Jalan Tol Serang – Panimbang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Jalan Tol Serang – Panimbang tersebut memiliki panjang 83,67 kilometer, yang terbagi menjadi 3 Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang – Rangkasbitung (26,50 kilometer), kemudian Seksi 2 Ruas Rangkasbitung – Cileles (24,17 kilometer), dan Seksi 3 Ruas Cileles – Panimbang (33 kilometer) dengan nilai investasi sebesar Rp5,33 triliun terdiri dari Seksi 1 – 2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan Seksi 3 porsi Pemerintah.

Saat ini, progres konstruksi seksi 1 mencapai 57,31% dan secara keseluruhan Jalan Tol Serang – Panimbang, ditargetkan beroperasi pada 2022.

Penghentian sementara tersebut berlaku selama 14 hari sejak pengajuan surat usulan penghentian sementara oleh Direktur Jenderal Bina Marga mendapat persetujuan Menteri PUPR tertanggal 16 April 2020 dan selanjutnya pekerjaan konstruksi dapat dimulai kembali apabila kondisi di lapangan dinyatakan aman.

Penghentian sementara ini, tidak melepaskan hak dan kewajiban Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa terhadap kompensasi biaya upah tenaga kerja konstruksi, subkontraktor, produsen, dan pemasok yang terlibat.

Artinya, upah tenaga kerja konstruksi tetap dibayarkan. Hal ini dimaksudkan untuk tetap melindungi hak-hak dan kewajiban para pihak dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Perlu diketahui, kehadiran tol ini menjadi akses pendukung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan kawasan wisata Taman Nasional Ujung Kulon serta memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan karena akan tersambung dengan Tol Jakarta – Merak.

Perjalanan dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya ditempuh waktu sekitar 4 – 5 jam, nantinya hanya menjadi sekitar 2 – 3 jam dengan kecepatan rata-rata 80 kilometer/jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here