Pandemi Covid-19 Percepat Digitalisasi Indonesia

0
311
Ilustrasi rapat kerja virtual. FOTO: KEMENKOMINFO

(Vibizmedia-Nasional) Bisa dikatakan interaksi ekonomi ke depan adalah less contact economy atau berkurangnya kegiatan ekonomi berbasis tatap muka. Ini terjadi, seiring dipilihnya oleh pemerintah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Masyarakat masih bisa beraktivitas, tetapi dibatasi. Akibatnya, kegiatan ekonomi dikurangi atau bahkan dihentikan.

Pandemi membalikkan dunia. Kita semua online sekarang, dan sama pentingnya, kita semua bersedia menggunakannya untuk setiap bagian dari kehidupan kita. Saat ini, siapa pun akan melakukan apa saja secara online atau daring.

Dok: Bappenas

Berkembangnya Perekonomian Tanpa Tatap Muka Akibat Covid-19
Karenanya, inovasi di sektor digital semakin dibutuhkan. Teknologi, menjadi salah satu solusinya. Mobilitas teknologi, informasi, komunikasi dan gerak manusia tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu.

Teknologi aktif mengambil peran dalam meningkatkan kegiatan tanpa tatap muka, mulai dari pemerintahan, pendidikan, bisnis, layanan medis, konsumsi, UMKM, hingga kegiatan keagamaan. Bisa dikatakan hampir semua aktifitas sekarang dilakukan melalui daring.

Pelayanan publik pun digelar secara daring selama pandemi Covid-19, menariknya mampu menjangkau wilayah yang dulunya tidak terjangkau secara fisik dan masif. Terbangunnya komunikasi dengan berbagai daerah, merupakan capaian yang positif.

Kita harus siap, dengan situasi new normal (normal yang baru), digital dalam cara bekerja maupun cara hidup. Adaptasi harus dilakukan, agar tetap produktif di tengah pandemi Covid-19. Konsultan manajemen multinasional Mckinsey sebut sesuatu yang sebelumnya tidak normal, telah menjadi biasa.

Berdasarkan data Digital 2020 dari We are Social dan Hootsuite, total pengakses internet di Indonesia mencapai 174 juta orang, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi pengguna internet terbesar di dunia.

Apa yang berubah dari “normal yang baru” itu? di antaranya pertemuan virtual (zoom, hangout meeting dan sejenisnya) akan tetap menjadi trend, karena terbukti efektif meningkatkan produktivitas kerja. Konsep pembelajaran jarak jauh (virtual learning) akan membuka banyak kesempatan bagi siswa untuk belajar. Munculnya bakat-bakat terpendam di bidang kuliner memiliki peluang tumbuh pasca corona, bahkan membesar jika dikelola lebih profesional.

Pada dunia baru dan borderless ini, terdapat ruang yang sangat besar bagi manusia untuk berinovasi memanfaatkan daya kreativitasnya. Pekerjaan konvensional kita digitalisasikan melalui solusi kreatif dan bukan lagi masanya yang terbesar selalu menang, tetapi yang tercepat berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat banyak menjadi pemenangnya.

Pagi ini, Presiden Jokowi mengatakan ada kemungkinan (kasusnya) masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya. Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan. Tidak ada batasan jelas kapan berakhirnya pandemi ini.

Dari pasar bursa, saham amazon menyentuh level tertinggi sepanjang masa setelah naik di 8,7 persen pada perdagangan pertengahan April lalu, dengan menyentuh level USD 2.158,87 per unit saham. Banyak konsumen yang beralih kelayanan online dampak penyebaran Covid-19 di Amerika Serikat. Mengatasi lonjakan permintaan ini, Amazon menambah 100 ribu karyawan baru.

Nadiem Makarim yang biasa dipanggil “Mas Menteri” Pendidikan dan Kebudayaan menyerukan “Belajar dari Covid-19”. Menurut Nadiem, untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan secara online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan sadar pembelajaran bisa terjadi di mana saja.

Didunia medis, aplikasi telemedicine membuat konsultasi pasien dengan dokter tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan melalui layanan digital, inilah yang dikatakan new normal.

Transformasi dunia digital ini tidak bisa dihindari, berlangsung cepat secara eksponensial. Memberikan kemudahan bagi aktivitas masyarakat dan mengurangi beban masyarakat, Sisi lain, menjadi potensi kreatif lebih mudah dilaksanakan dan mendorong efektivitas serta efisiensi penyelenggaraan negara dan pembangunan, nilai tambah bagi pelaku usaha untuk mendukung sasaran. Untuk itu, tetaplah positif dan adaptif terhadap perubahan yang ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here