Sita Tyasutami: Berpikir Positif Taklukkan Covid-19

0
387
Sita Tyasutami, pasien kasus pertama Covid-19 di Indonesia yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara pada 2 Maret 2020 lalu. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Gaya Hidup) Pasien kasus pertama Covid-19 di Indonesia Sita Tyasutami mengatakan bahwa pikiran menjadi faktor terbesar dalam upaya penyembuhan dan pemulihannya dari Covid-19.

Menurutnya, pikiran yang stres dan depresi dapat melemahkan imunitas yang berdampak pada kerentanan tubuh. Sebaliknya, dengan berpikiran positif, maka tubuh seakan merespon bentuk baik itu sehingga Covid-19 dapat ditaklukan.

“Kita memiliki dua pilihan. Kita bisa mengambil dan melihat semuanya secara negatif atau melihat semua secara positif,” jelas Sita, Sabtu 9 Mei 2020.

Dengan berpikiran positif, maka tubuh seakan merespon bentuk baik itu sehingga Covid-19 dapat ditaklukan.

“Karena itu kan menurunkan imune system, ya. Jadi, memang akhirnya gejala-gejala yang sudah hilang, kembali lagi,” terang Sita.
Setelah menyadari, Sita ungkapkan dirinya menggunakan waktu sebaik mungkin ketika melakukan isolasi mandiri dengan kegiatan yang disukai dan menjadi rutinitas sehari-hari.

“Di saat saya bisa (berpikiran) positif dan saya mulai semangat untuk sembuh, saya di dalam isolasi saya melakukan yoga, olahraga sedikit-sedikit, saya menari, saya nyanyi, semua saya lakukan aktif,” jelas Sita.

Dalam kondisinya yang sedang berjuang itu, ia juga mendapat dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat. Banyak yang akhirnya membujuk Sita untuk membuat sebuah kampanye positif kepada orang-orang agar tidak panik dan dapat melakukan upaya pencegahan Covid-19.

Bagi Sita bentuk support itu menjadi penting. Dia tidak bisa terus menerus mengurung diri dan membiarkan stres menguasai dirinya. Lantas, atas saran dari keluarga yang diterima Sita justru berdampak sangat baik. Berangsur-angsur ia mulai bangkit dan menegakkan pemulihan kesehatan.

“Tapi emang kemudian saya bisa ambil positifnya, karena memang dari dukungan keluarga yang bilang, OK, Sita ini sudah terlanjur semua orang tahu kita gunakan ini positive campaign, untuk mengurangi kepanikan di masyarakat. Baru, akhirnya saya bisa mengaktifkan kembali social media saya dan saya ubah mindset saya untuk melakukan hal yang positif terus, gitu bagi keluarga, maupun ya bangsa Indonesia,” ungkap Sita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here