Kementerian PUPR Salurkan 200 Kantung Sembako Kepada Pemangkas Rambut Garut

0
516
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyalurkan bantuan sosial 200 kantong sembako kepada pemangkas rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut. FOTO: KEMENTERIAN PUPR

(Vibizmedia-Nasional) Sebagai wujud kepedulian, solidaritas dan gotong-royong Keluarga Besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan OASE Kabinet Indonesia Maju guna mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk bagi kelompok masyarakat dan para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya karena terdampak pandemi Covid-19, Kementerian PUPR menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa 200 kantung sembako kepada para pemangkas rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG).

Bantuan tersebut merupakan donasi pribadi yang dikumpulkan secara sukarela sejak 24 – 29 April 2020, sehingga bukan bersumber dari dana APBN. Setiap kantong bantuan sembako berisikan beras 5 Kg, minyak goreng 2 liter, kecap 1 liter, mie instan 20 bungkus, dan masakan dalam kemasan/kornet 1 jenis dengan total senilai Rp 150.000 – 200.000 per kantung.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman mengatakan, penyerahan paket bantuan ini merupakan lanjutan dari penyaluran 56.125 paket sembako yang diawali oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Kamis (30/4/2020) lalu, diikuti secara serentak oleh balai /kantor di lingkungan Kementerian PUPR yang tersebar di 34 Provinsi dengan tetap memperhatikan pada protokol Covid-19.

Kegiatan penyaluran Bansos secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Ketua PPRG Irawan Hidayah di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu 9 Mei 2020.

“Sebagai bentuk gotong royong, keluarga besar Kementerian PUPR terus bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 hingga pandemi ini berakhir. Diharapkan melalui bantuan sosial non-APBN ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada hari ini bagi pemangkas rambut PPRG,” ungkap Sudirman.

Ketua PPRG Irawan Hidayah mewakili seluruh pemangkas rambut Garut mengucapkan terima kasih kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan keluarga besar Kementerian PUPR atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Menurutnya bantuan ini sangat berarti karena sudah beberapa bulan para pemangkas rambut tidak bisa bekerja, karena pertimbangan protokol kesehatan yang harus ditaati.

“Kami mewakili teman-teman di PPRG akan segera menyalurkan bantuan ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk tepat sasaran bagi yang membutuhkan. Mudah-mudahan Allah SWT membalas amal ibadah dan kebaikan semuanya,” jelas Irawan.

Sudirman mengatakan selain memberikan bantuan sosial yang berasal dari donasi pribadi, Kementerian PUPR juga telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 melalui program Padat Karya Tunai (PKT).

“Ini merupakan dua sisi upaya yang dilakukan Kementerian PUPR untuk meringankan beban masyarakat selama pandemi,” terangnya.

Perlu di ketahui, Kementerian PUPR pada tahun 2020 mengalokasikan program Padat Karya Tunai (PKT), dengan total anggaran Rp11,21 Triliun. Program PKT tahun 2020 tersebut meliputi 15 kegiatan yang dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 595.142 orang melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga yang terdampak kebijakan Covid-19 sebagai pelaku utama, khususnya pada infrastruktur berskala kecil dan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi/alat berat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here