Di Tengah Pandemi, Pemerintah Mengajak Masyarakat Bantu Penyandang Disabilitas

0
385
Penyandang Disabilitas. FOTO : VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Nasional) Penyandang disabilitas adalah salah satu yang mengalami dampak dari pandemi Covid-19 dan membutuhkan pertolongan.

Untuk itu, Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Pinky Saptandari mengajak masyarakat juga memperhatikan nasib para penyandang disabilitas.

“Sering kali orang melupakan, bahwa ada yang paling terdampak dibandingkan kita. Kita semua susah, betul ya. Pengusaha susah, karyawan susah, tetapi ada yang lebih susah daripada kita, gitu ya, yaitu teman-teman disabilitas,” ungkap Pinky dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Minggu 17 Mei 2020.

Sebagai contoh, bagi tuna netra yang pekerjaannya memijat, tentunya menjadi tidak ada pendapatan sama sekali. Maka orang yang seperti mereka ini, lanjut Pinky adalah yang paling terdampak dan memerlukan bantuan.

“Jadi, ini contoh gimana bahwa mereka, kalau kita bicara semua kena dampaknya, barangkali yang harus kita pikirkan, mereka yang paling terdampak,” jelas Pinky.

Berdasarkan data dari Direktur Yayasan Plan International Dini Widiastuti, ada sebanyak 34 juta penduduk disabilitas yang terdampak oleh kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebagai seorang yang sering melakukan pendampingan para disabilitas di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Dini menjelaskan bahwa informasi mengenai pencegahan Covid-19 bahkan belum secara benar diperoleh masyarakat yang memiliki keterbatasan pada layanan informasi.

Pinky berharap masyarakat yang lebih mampu dapat membantu sesama mulai dari tetangganya sendiri dengan berbagi dan membeli apabila ada yang warga yang menjual produknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here