Breaking News Covid-19 di Indonesia 18 Mei 2020: Bertambah 496, Total Positif Kini 18.010

0
1525
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto (Foto: Humas BNPB)

(Vibizmedia – Nasional)  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, di Graha BNPB, hari ini kembali menyampaikan update angka akumulatif perkembangan data kasus Covid-19 dari seluruh Indonesia hingga tanggal 18 Mei 2020.

Mari kita melihat penambahannya adalah sebagai berikut:

Dari total 17.514 kasus positif terinfeksi Covid-19 yang diberitakan kemarin, maka hari ini bertambah sebanyak 496 kasus menjadi  18.010 kasus positif akumulatif.  Dengan demikian telah terjadi  kenaikan dalam pertambahan kasus dari  489 kasus kemarin menjadi  496 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh dan diijinkan pulang, dari total 4.129 orang yang diberitakan kemarin, bertambah 195 orang menjadi  4.324 orang. Maka bagi yang telah dinyatakan sembuh jika kemarin bertambah 218 orang, hari ini bertambah  195 orang.

Untuk pertambahan kasus meninggal, maka  dari total 1.148 orang yang diberitakan meninggal kemarin, bertambah sebanyak 43 orang menjadi 1.191  orang. Dengan demikian pertambahan kasus meninggal telah terjadi penurunan dari kemarin tercatat  59 orang maka jumlah yang meninggal pada hari ini adalah 43 orang.

Untuk tanggal 18 Mei 2020 di seluruh Indonesia jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sejumlah 45.047, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 11.422

Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 389 kabupaten/kota di Tanah Air (sebelumnya 387 kabupaten/kota). Hingga saat ini seluruh provinsi sudah terdampak Covid-19.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 190.660 specimen yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR)  dan TCM (Test Cepat Molekuler) di 76 laboratorium. Sebanyak  143.035 kasus spesimen yang diperiksa mendapat hasil  18.010 positif dan 125.025 negatif.

Hingga tanggal 18 Mei 2020   maka berikut akumulatif daftar jumlah penderita positif di seluruh provinsi :

Provinsi Aceh 18 kasus (tidak ada penambahan), Bali 359 kasus (sebelumnya 348), Banten 677 kasus (sebelumnya 650), Bangka Belitung 29 kasus (tidak ada penambahan), Bengkulu 66 kasus (sebelumnya 65), Yogyakarta 200 kasus (sebelumnya 199), DKI Jakarta 6.059 kasus (sebelumnya 6.010).

Selanjutnya di Jambi 81 kasus (sebelumnya 80), Jawa Barat 1.677 kasus  (sebelumnya 1.652), Jawa Tengah 1.165 kasus  (sebelumnya 1.157), Jawa Timur 2.296 kasus  (sebelumnya 2.152), Kalimantan Barat 132 kasus (tidak ada penambahan), Kalimantan Timur 255 kasus (sebelumnya 254), Kalimantan Tengah 227 kasus (tidak ada penambahan), Kalimantan Selatan 438 kasus (sebelumnya 372 ), dan Kalimantan Utara 155 kasus (tidak ada penambahan).

Kemudian di Kepulauan Riau 127 kasus (sebelumnya 116), Nusa Tenggara Barat 375 kasus (sebelumnya 371), Sumatera Selatan 537 kasus (sebelumnya 521), Sumatera Barat 409 kasus (sebelumnya 408), Sulawesi Utara 116 kasus (sebelumnya 114), Sumatera Utara 225 kasus (sebelumnya 218), dan Sulawesi Tenggara 191 kasus (tidak ada penambahan).

Adapun di Sulawesi Selatan 1017 kasus (sebelumnya 951), Sulawesi Tengah 115 kasus (tidak ada penambahan), Lampung 83 kasus (sebelumnya 67), Riau 101 kasus (sebelumnya 99), Maluku Utara 93 kasus (sebelumnya 92), Maluku 107 kasus (sebelumnya 84), Papua Barat 105 kasus (tidak ada penambahan), Papua 383 kasus (tidak ada penambahan), Sulawesi Barat 75 kasus (tidak ada penambahan), Nusa Tenggara Timur 68 kasus (sebelumnya 59), Gorontalo 28 kasus  (sebelumnya 24) dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.

Daftar provinsi yang tercatat tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada  10 provinsi yaitu: Aceh, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara,  Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua  Barat, Papua, Sulawesi Barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here