Kurangi Ketergantung Impor Alat Kesehatan, Kemenristek Bersinergi dengan Sektor Industri

0
376
Menteri Riset dan Teknologi atau Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Untuk mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan di Indonesia, Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional melakukan sinergi dengan industri dalam proses penelitian untuk keperluan penanganan dan pencegahan virus Covid-19.

“Karenanya dengan dana yang kami miliki untuk kegiatan riset, maka kami juga tidak berhenti untuk mencari mitra industri yang nantinya akan memproduksi hasil inovasi tersebut dalam jumlah besar,” jelas Bambang Brodjonegoro dalam keterangannya melalui telekonferensi, Senin 18 Mei 2020.

Bambang menjelaskan sinergi itu dilakukan sejak hulu penelitian. Sedangkan, proses produksi yang dihasilkan dari penelitian akan dilakukan industri.

“Kita harapkan ada yang menyerapnya mungkin dalam konteks sekarang, bisa jadi rumah sakit dan fasilitas kesehatan,” terangnya.
Penelitian keperluan penanganan dan pencegahan Covid-19, lanjutnya, akan bermanfaat mengurangi impor alat kesehatan. Pasalnya, saat ini, ketergantungan impor alat kesehatan di Indonesia mencapai lebih dari 90 persen.

“Dengan ketergantungan yang luar biasa besar maka posisi negara kita dalam kondisi pandemi menjadi agak turun level kenapa? karena kondisi pandemi baik alat kesehatan, maupun obat itu dalam kondisi high demand, semua membutuhkannya,” ungkap Bambang.

Sampai dengan saat ini, sebanyak 134 proposal riset berhasil mendapat pendanaan tahap pertama dari Program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 senilai total Rp60,6 miliar.

Sedangkan, proposal yang masuk tadinya lebih dari 200 proposal riset dari berbagai unsur. Hanya saja, yang berhasil mendapatkan pendanaan jumlahnya 134 proposal. Sementara, proposal yang belum berhasil itu masih bisa mengikuti untuk tahap kedua, dengan dukungan dana total Rp30 miliar, jelas Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Ali Ghufron Mukti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here