Breaking News Covid-19 di Indonesia 21 Mei 2020: Bertambah 973, Total Positif Kini 20.162

0
495
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto (Foto: Humas BNPB)

(Vibizmedia – Nasional)  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, di Graha BNPB, hari ini kembali menyampaikan update angka akumulatif perkembangan data kasus Covid-19 dari seluruh Indonesia hingga tanggal 21 Mei 2020.

Mari kita melihat penambahannya adalah sebagai berikut:

Dari total 19.189  kasus positif terinfeksi Covid-19 yang diberitakan kemarin, maka hari ini bertambah sebanyak 973 kasus menjadi  20.162 kasus positif akumulatif.  Dengan demikian telah terjadi  kenaikan  yang cukup tinggi (terjadi khususnya di Jawa Timur) dalam pertambahan kasus dari  693 kasus kemarin menjadi  973 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh dan diijinkan pulang, dari total 4.575 orang yang diberitakan kemarin, bertambah  263 orang menjadi  4.838 orang. Maka bagi yang telah dinyatakan sembuh terjadi kenaikan,  jika kemarin bertambah 108 orang, hari ini bertambah  263 orang.

Untuk pertambahan kasus meninggal, maka  dari total 1.242 orang yang diberitakan meninggal kemarin, bertambah sebanyak 36 orang menjadi 1.278  orang. Dengan demikian pertambahan kasus meninggal telah terjadi kenaikan dari kemarin tercatat  21 orang maka jumlah yang meninggal pada hari ini adalah 36 orang.

Pada tanggal  21 Mei 2020 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sejumlah 50.187  orang, telah terjadi kenaikan dibandingkan kemarin tercatat sejumlah 44.703, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 11.066 orang,  telah terjadi penurunan dibanding kemarin tercatat sejumlah 11.705.

Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 392 kabupaten/kota di Tanah Air (sebelumnya 391 kabupaten/kota). Hingga saat ini seluruh provinsi sudah terdampak Covid-19.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 219.975 specimen yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR)  dan TCM (Test Cepat Molekuler) di 103 laboratorium (sebelumnya 95). Sebanyak  160.374 kasus spesimen yang diperiksa mendapat hasil  20.162 positif dan 140.212 negatif.

Hingga tanggal 21 Mei 2020   maka berikut akumulatif daftar jumlah penderita positif di seluruh provinsi :

Provinsi Aceh 18 kasus (tidak ada penambahan), Bali 374 kasus (sebelumnya 371), Banten 753 kasus (sebelumnya 699), Bangka Belitung 36 kasus (sebelumnya 35), Bengkulu 69 kasus (sebelumnya 67), Yogyakarta 215 kasus (sebelumnya 209), DKI Jakarta 6.301 kasus (sebelumnya 6.236).

Selanjutnya di Jambi 89 kasus (tidak ada penambahan), Jawa Barat 1.962 kasus  (sebelumnya 1.876), Jawa Tengah 1.217 kasus  (sebelumnya 1.192), Jawa Timur 2.998 kasus (sebelumnya 2.496, terjadi kenaikan sebesar 502 kasus), Kalimantan Barat 133 kasus (sebelumnya 132), Kalimantan Timur 266 kasus (sebelumnya 264), Kalimantan Tengah 254 kasus (sebelumnya 241), Kalimantan Selatan 557 kasus (sebelumnya 547 ), dan Kalimantan Utara 162 kasus (sebelumnya 160).

Kemudian di Kepulauan Riau 140 kasus (tidak ada penambahan), Nusa Tenggara Barat 410 kasus (sebelumnya 393), Sumatera Selatan 674 kasus (sebelumnya 646), Sumatera Barat 436 kasus (sebelumnya 428), Sulawesi Utara 180 kasus (sebelumnya 152), Sumatera Utara 273 kasus (sebelumnya 250), dan Sulawesi Tenggara 202 kasus (tidak ada penambahan).

Adapun di Sulawesi Selatan 1135 kasus (sebelumnya 1101), Sulawesi Tengah 117 kasus (sebelumnya 115), Lampung 101 kasus (sebelumnya 85), Riau 108 kasus (sebelumnya 107), Maluku Utara 97 kasus (sebelumnya 96), Maluku 135 kasus (sebelumnya 124), Papua Barat 110 kasus (sebelumnya 106), Papua 410 kasus (sebelumnya 409), Sulawesi Barat 86 kasus (sebelumnya 78), Nusa Tenggara Timur 79 kasus (sebelumnya 76), Gorontalo 44 kasus  (sebelumnya 28) dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.

Daftar provinsi yang tercatat tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada  4 provinsi yaitu: Aceh, Jambi,  Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here