Bangun Sikap Solidaritas dan Tertib, Pesan Romo Magnis di Tengah Pandemi

0
246
Romo Franz Magnis Suseno. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Romo Franz Magnis Suseno mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak menyerah di saat pandemi ini. Ia yakin masyarakat Indonesia mampu untuk bangkit, maju dan semakin kuat.

Kuatnya kolonialisme dimasa yang lalu, rakyat Indonesia mampu untuk berjuang dan meraih kemerdekaan. Perjuangan dan sikap pantang menyerah ditunjukkan bangsa ini untuk terbebas dari penjajahan.

Menurutnya, sikap seperti ini juga diharapkan untuk mampu keluar dari krisis pandemi Covid-19 yang melanda tanah air.

“Pandemi semacam ancaman penyakit yang mudah menular kemana-mana, tidak memperhatikan batas negara, tidak memperhatikan kaya miskin, tidak memperhatikan bangsa mana. Kita merasa terancam. Terancam kesehatan, terancam nyawa. Yang barang kali lebih membuat kita terancam adalah kebangkrutan ekonomi, terutama orang kecil yang kehilangan pekerjaan. Ada ancaman kemiskinan,” ungkap Romo Magnis dalam keterangannya, pada Jumat 22 Mei 2020.

Untuk itu, Romo Magnis mengajak kita semua untuk tidak menyerah.

“Kita bisa keluar dengan menang dari pandemi ini kalau kita digerakkan oleh semangat yang sama yang menggerakkan yang mulai dengan
kebangkitan nasional. Yaitu kita harus maju bersama, kita harus saling menerima, kita harus gotong royong,” jelas Romo Magnis.

Dalam situasi terancam seperti saat ini, semua pihak diharapkan untuk tidak egois dan memikirkan diri sendiri. Kunci untuk keluar dari masa-masa krisis ini yaitu membangun solidaritas.

“Kita tidak akan meninggalkan siapa pun, semua termasuk persatuan kita. Dalam solidaritas kita maju bersama,” ajaknya.

Solidaritas berarti mereka yang sudah dikaruniai kehidupan yang lumayan, dalam hal ekonomi terjamin dan lebih dari terjamin, dengan mereka yang belum terjamin. Ia mengharap mereka bergotong royong dan membuka tangan membantu warga yang membutuhkan bantuan.

“Kita harus solider lintas ras, budaya, suku, lintas batas agama,” ucapnya.

Nilai-nilai solidaritas, gotong royong, maju bersama, senasib sepenanggungan di masa pandemi dan tidak membiarkan orang yang membutuhkan bantuan tertinggal. Ini saatnya setiap orang untuk membuka mata hati.

Di samping sikap solidaritas, Romo Magnis mengingatkan kita semua untuk bersikap tertib menghadapi Covid-19.

“Mungkin pandemi mengajar kita supaya tertib. Memang kita jangan hidup seenaknya. Kita pakai masker. Kita harus bersih, cuci tangan, mengambil jarak. Kalaupun ingin bersama, misalnya beribadat kita tetap jangan membentuk kerumunan,” terang Romo.

Ia mengatakan bahwa Tuhan memberikan kita kemampuan untuk bertanggung jawab

“Dengan solidaritas dan tertib kita boleh mengharapkan bangsa kita maju terus, bangsa akan keluar dari masalah Covid-19,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here