Kemendes Telah Salurkan BLT Desa Kepada 4,99 Juta KPM di 47.030 Desa

0
475
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. FOTO: KEMENDES PDTT

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini sebanyak 4,99 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 47.030 desa, total senilai Rp2,99 triliun, telah menerima penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

“Meskipun lebaran, penyaluran BLT Dana Desa tetap jalan terus. Setelah dilakukan Musdesus (Musyawarah Desa Khusus), tidak memakan waktu yang lama untuk menyalurkannya,” ungkap Abdul Halim Iskandar dalam keterangannya, Rabu 27 Mei 2020.

Menurutnya, jumlah penyaluran BLT Dana Desa akan terus bertambah, mengingat masih terdapat desa yang belum melakukan penyaluran.

Abdul Halim juga menjelaskan adanya keterlambatan penyaluran tersebut disebabkan beberapa faktor, dikarenakan terdapat satu daerah yang semua kepala desanya baru mengalami pergantian.

“Setiap hari (penyaluran BLT Dana Desa) pasti bertambah. Utamanya yang non tunai, hari ini insyaallah sudah cair karen bank sudah aktif kembali,” jelasnya.

Beredarnya wacana pengurangan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), lanjutnya, tidak mempengarungi keberlangsungan program BLT Dana Desa. KPM tetap akan menerima BLT Dana Desa selama tiga bulan yakni Bulan April, Mei, dan Juni.

“Tentu ini akan tetap jalan. Toh kalau aktifitas ekonomi cepat berjalan ya ini bagian dari relaksasi,” tegasnya.
Abdul Halim mengakui bahwa pihaknya fokus dalam memaksimalkan BLT Dana Desa menyebabkan program Padat Karya Tunai Des (PKTD) mengalami stagnan. Kementerian Desa PDTT akan diprioritaskan untuk mengatasi ekonomi desa pasca pandemi Covid-19.

“PKTD terus kita pantau juga. Data per 26 Mei 2020, dana desa yang dialokasikan untuk PKTD sudah mencapai Rp978,338 miliar, dengan besaran upah Rp256,387 miliar, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 281.304 jiwa,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here