Bappenas: Tatanan Kehidupan Baru, Untuk Kita, Untuk Dunia

0
308
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Tiga bulan lamanya Bangsa Indonesia harus berjuang melawan ganasnya virus ini. Menyebarnya virus corona ini membawa dampak buruk bagi Indonesia, terutama dari sisi ekonomi. Presiden Joko Widodo pun mengatakan, wabah virus corona sangat berdampak terhadap perekonomian Indonesia. Bukan hanya produksi barang saja yang terganggu, namun laju investasi juga menjadi terhambat.

Pemerintah bersikap tidak mau kalah terhadap virus ini. Bagi Presiden Jokowi, Indonesia harus memulai pertarungan dan menang melawan Covid-19 dengan cara memulai tatanan kehidupan baru.

Tatanan kehidupan baru ini akan kita laksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo mengenai Tatanan Kehidupan baru beberapa waktu lalu. PSBB akan terus berjalan dengan evaluasi setiap waktu. Masyarakat mulai menyesuaikan diri dengan tatanan kehidupan baru dengan menjalankan protokol kesehatan seperti jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Senada dengan Presiden Jokowi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu berdisiplin mengikuti protokol kesehatan untuk menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 dalam menghadapi tatanan kehidupan baru

“Masyarakat produktif dan aman menuju tatanan kehidupan baru adalah masyarakat yang selalu berdisiplin mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Suharso dalam keterangannya, pada Senin, 1 Juni 2020.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia sangat berharap, perpaduan kepatuhan dan kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan niscaya berdampak positif ke aspek ekonomi, sosial dan aspek lainnya dalam tatanan kehidupan baru saat dan pasca-pandemi Covid-19. Kedisiplinan kita untuk diri sendiri, untuk negara, dan untuk dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here