Pemerintah Berdayakan Alumni PMI Kembangkan Ekonomi Lokal

0
363
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. FOTO: KEMENKO PMK

(Vibizmedia-Nasional) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memprediksi kurang lebih 34 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ke tanah air pada periode Mei hingga Juni yang disebabkan banyaknya PMI habis kontrak atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di negaranya bekerja akibat pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan sangat penting bagi PMI baik yang masih bekerja di luar negeri atau mereka yang purna untuk membangun jaringan. Dengan bekerja sama bersama pemerintah, mereka bisa menjadi agen pemberdayaan potensi ekonomi lokal di wilayah asalnya.

“Pentingnya membangun jaringan diaspora dengan alumni PMI agar syukur-syukur kalau bisa menjadi mata rantai pasok atau supply change. Baik kaitannya dengan produk-produk UMKM maupun bahan baku yang dibutuhkan,” jelas Muhadjir dalam keterangannya, Minggu 31 Mei 2020.
Pemerintah telah bekerja keras untuk mempertahankan kelangsungan ekonomi masyarakat dengan berbagai skema. Seperti untuk kelas bawah dengan jaring pengaman sosial, dan berbagai insentif serta subsidi bagi para penggerak ekonomi kecil menengah.

Menurutnya, keberadaan UMKM selalu bergerak cepat inisiatif dalam situasi pandemi. Seperti memproduksi APD atau produk-produk penunjang kesehatan lainnya. Kekuatan jaringan diaspora tersebut nantinya diharapkan harapkan Menko PMK bisa merangkul ekonomi kecil menengah di daerah asalnya yang bisa pula dipromosikan ke tingkat global.

“PMI itu bisa relatif mudah untuk digerakkan. Coba ada jaringan PMI dan alumni PMI. Ini kalau bisa dijadikan supply change dari mata rantai pasokan lalu lintas produk indonesia untuk sasaran global. Saya kira itu bisa menjadi catatn khusus,” terangnya

Sinergitas antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah setempat sangat diperlukan untuk memberdayakan PMI dan ekonomi lokal.

Gelombang kepulangan PMI, lanjutnya, akan sangat besar pada bulan September mendatang. Karena itu, terkait jaringan PMI dan pemberdayaan ekonomi lokal akan ditindak lanjuti olehnya dan kementerian terkait.

“Saya lihat datanya yang akan masuk ke Indonesia itu akan sangat banyak. Usulan ini akan dijadikan catatan khusus dan akan disampaikan ke Ibu Menaker (Menteri Ketenagakerjaan),” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here