Bantu Penanganan Covid-19 di Jatim, Pemerintah Berikan APD, Ventilator Hingga Robot Disinfektan

0
83
Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyerahkan bantuan alat kesehatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan langsung bantuan berupa baju Alat Pelindung Diri (APD), ventilator dan sejumlah alat tes kesehatan untuk Covid-19 serta robot disinfektan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa.

Bantuan berupa baju APD tersebut, berjenis keseluruhan atau coverall sebanyak 10 ribu unit, 10 unit ventilator, dan alat tes kesehatan meliputi Polymerase Chain Reaction (PCR) Kit: Novel Coronavirus (2019-Covid) Real Time Multiplex RT-PCR merek Liferiver sebanyak 30 ribu unit, RNA Kit: Viral RNA Isolation Kit (Centrifuge Coloumn) merek Liferiver sebanyak 31 ribu unit dan VTM Kit: Viral Transpor Medium 3 ml vial with a regular flocked swab merek genesis sebanyak 50 ribu unit.

Dalam kesempatan tersebut, Doni mengatakan bahwa bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud bahwa negara hadir dalam memberikan pelayanan publik yang baik. Sehingga permasalahan yang ada di daerah, khususnya penanganan Covid-19 dapat dilakukan lebih baik lagi.

“Pelayanan publik terbaik adalah ketika negara hadir saat masyarakat membutuhkan,” ungkap Doni di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa 2 Juni 2020.

Doni yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut memberikan apresiasi atas keseriusan warga Jawa Timur dalam upaya menaklukkan penyebaran virus Corona jenis baru yang dilakukan secara gotong-royong.

Menurutnya, hal itu sangat bagus, sebab bentuk masyarakat gotong-royong juga menjadi implementasi dari lahirnya Pancasila, yang baru saja diperingati pada Senin (1/6) kemarin.

“Saya senang sekali ketika masyarakat Jawa Timur telah membentuk gerakan-gerakan masyarakat. Ini adalah implementasi semangat gotong-royong dari Hari Lahirnya Pancasila kemarin,” kata Doni.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga menyampaikan harapannya agar apa yang telah disalurkan dari pemerintah pusat tersebut dapat mengatasi permasalahan yang ada di Jawa Timur, terutama dalam memerangi Covid-19.

“Kami harapkan Jawa Timur dapat segera teratasi kondisinya. Terkhusus dapat semakin turun kasusnya,” jelas Terawan.

Selain alat kesehatan, Gugus Tugas Nasional juga menyerahkan bantuan berupa satu robot disinfektan Autonomus UVC Mobile Robot (AUMR) dibawah kendali Robotics Research Center Telkom University yang dinaungi oleh Kemenristek Dikti BRIN.

Secara teknis, robot ini memanfaatkan sinar Ultraviolet (UV) dari enam buah neon untuk membunuh virus dan bakteri lainnya. Satu dari enam neon tersebut dapat memancarkan sinar UV dengan frekuensi 200-254 nanometer (nm), yang mana DNA virus yang terpapar sinar akan menyerap sehingga RNA atau sel protein virus terlepas dari DNA, yang kemudian menyebabkan virus mati. Robot karya anak bangsa yang 80 persen bahan bakunya didapatkan dari dalam negeri ini sebelumnya sudah digunakan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here