Doni Monardo: Tahapan Pembukaan Sektor Ekonomi di 102 Kabupaten/Kota Telah Dimulai

0
437
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan bahwa tahapan rencana pembukaan sektor ekonomi dan penetapan 102 Kabupaten/Kota untuk melaksanakan program masyarakat produktif dan aman Covid-19 telah dimulai.

“Berdasarkan laporan yang diterima Ketua Gugus Tugas, kebijakan tersebut telah direspon baik oleh pemimpin daerah di 102 Kabupaten/Kota,” ungkap Doni dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (4/6) malam.

Selanjutnya, para pimpinan di daerah juga telah mengupayakan persiapan dengan seksama dan membangun komunikasi dengan semua kelompok dan komponen masyarakat serta bergotong-royong sebelum menjalankan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Menurutnya, beberapa pimpinan di daerah telah melaporkan bahwa laju peningkatan kasus di wilayahnya masing-masing dapat ditekan. Namun memang diakui bahwa hal itu belum maksimal di beberapa daerah yang lain.

“Hingga saat ini kita sudah bisa menekan laju peningkatan kasus di beberapa daerah, meskipun di beberapa daerah lainnya masih belum maksimal,” jelas Doni.

Pelaksanaan masyarakat produktif dan aman Covid-19, lanjutnya, harus terencana dengan menjalankan tahapan-tahapan meliputi, waktu yang tepat, sektor yang diprioritaskan, koordinasi yang ketat antara pusat dan daerah, serta monitoring dan evaluasi.

“Untuk memastikan terlaksananya tahapan tersebut diperlukan pengawasan dan pengendalian agar tercapai masyarakat produktif dan aman Covid-19,” kata Doni.

Di samping itu, pemerintah tetap fokus dan optimal dalam pengendalian Covid-19 agar masyarakat tidak sampai terpapar, pada saat yang bersamaan pemerintah juga harus melindungi jutaan masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Dampak dari kondisi pandemi tersebut juga dapat memicu masalah baru yang berujung pada menurunnya imunitas sehingga rentan terhadap paparan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Dampak dari kehilangan pekerjaan ini akan mengurangi daya beli masyarakat sehingga tidak mampu mendapatkan asupan makanan bergizi yang dapat menurunkan imunitas tubuh sehingga berisiko terpapar Covid-19,” kata Doni.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja saat ini menunjukkan bahwa dampak Covid-19 telah mengakibatkan sekitar 3,7 juta pekerja formal kehilangan pekerjaan. Ini belum termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan di sektor informal.

Mengacu pada Pembukaan UUD 1945, Pemerintah Negara Indonesia telah diamanatkan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.

Di sisi lain, sesuai Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 telah menyebutkan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Untuk menindaklanjuti amanat konstitusi tersebut, maka Gugus Tugas mempertimbangkan beberapa hal, antara lain dampak kesehatan, sosial ekonomi, dan tenaga kerja, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo untuk menentukan tahapan pembukaan sektor ekonomi.

“Presiden Joko Widodo telah menugaskan Ketua Gugus Tugas untuk menyampaikan pembukaan kembali sektor yang memiliki dampak positif terhadap hajat hidup orang banyak,” ucap Doni.

Selanjutnya Gugus Tugas juga melakukan diskusi dengan Pimpinan Kementerian/Lembaga terkait, pakar epidemiologi, kesehatan masyarakat, ekonomi kerakyatan, sosial-budaya dan keamanan.

102 Kabupaten/Kota yang berada di zona hijau tersebut adalah:

1. Provinsi Aceh (14 kabupaten/kota)
Pidie Jaya
Aceh Singkil
Bireuen
Aceh Jaya
Nagan Raya
Kota Subulussalam
Aceh Tenggara
Aceh Tengah
Aceh Barat
Aceh Selatan
Kota Sabang
Kota Langsa
Aceh Timur
Aceh Besar

2. Sumatera Utara (15 kabupaten/kota)
Nias Barat
Pakpak Bharat
Samosir
Tapanuli Tengah
Nias
Padang Lawas Utara
Labuhanbatu Selatan
Kota Sibolga
Tapanuli Selatan
Humbang Hasundutan
Nias Utara
Mandailing Natal
Padang Lawas
Kota Gunungsitoli
Nias Selatan

3. Kepulauan Riau
Natuna
Lingga
Kepulauan Anambas

4. Riau
Rokan Hilir
Kuantan Singigi

5. Jambi
Kerinci

6. Bengkulu
Rejang Lebong

7. Sumatera Selatan
Kota Pagar Alam
Penukal Abab Lematang Ilir
Ogan Komering Ulu Selatan
Empat Lawang

8. Lampung
Lampung Timur
Mesuji

9. Papua (17 kabupaten/kota)
Yahukimo
Mappi
Dogiyai
Kepulauan Yapen
Paniai
Tolikara
Yalimo
Deiyai
Puncak Jaya
Mamberamo Raya
Nduga
Pegunungan Bintang
Asmat
Supiori
Lanny Jaya
Puncak
Intan Jaya

10. Maluku
Kota Tual
Maluku Tenggara Barat
Maluku Tenggara
Kepulauan Aru
Maluku Barat Daya

11. Papua Barat
Kaimana
Tambrauw
Sorong Selatan
Maybrat
Pegunungan Arfak

12. Maluku Utara
Halmahera Tengah
Halmahera Timur
13. Sulawesi Utara
Bolaang Mongondow Timur
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

14. Sulawesi Selatan
Toraja Utara

15. Sulawesi Tenggara
Buton Utara
Buton Selatan
Buton
Konawe Utara
Konawe Kepulauan

16. Sulawesi Tengah
Donggala
Tojo UnaUna
Banggai Laut

17. Sulawesi Barat
Mamasa

18. Gorontalo
Gorontalo Utara

19. Nusa Tenggara Timur (14 kabupaten/kota)
Ngada
Sumba Tengah
Sumba Barat Daya
Alor
Sumba Barat
Lembata
Mlaaka
Rote Ndao
Manggarai Timur
Timor Tengah Utara
Sabu Raijua
Kupang
Belu
Timor Tengah Selatan

20. Kalimantan Tengah
Sukamara

21. Kalimantan Timur
Mahakam Ulu

22. Jawa Tengah
Kota Tegal

23. Kepulauan Bangka Belitung
Belitung Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here