KJRI Hong Kong Pertemukan Balita dengan Ibunya

0
490
Seorang mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Hong Kong bertemu kembali putranya yang masih balita di Bandara Juanda Surabaya, Rabu 3 Juni 2020. FOTO: KJRI Hong Kong

(Vibizmedia-Nasional) Setelah selama 10 bulan berpisah karena mengalami permasalahan keimigrasian di Hong Kong, mantan Pekerja Imigran Indonesia (PMI) Aryati (sebutannya) bertemu kembali dengan putranya yang masih balita di Bandara Juanda Surabaya pada Rabu 3 Juni 2020.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong membantu dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar sang anak dapat kembali ke Indonesia. KJRI Hong Kong juga harus untuk meyakinkan pihak-pihak terkait bahwa benar anak itu merupakan anak yang sah dari Aryati, sehingga perlu dilakukan upaya penyatuan keluarga (family reunification).

‚ÄúSeorang anak, apalagi masih di usia balita, tidak seharusnya terpisah lama dari ibunya. Maka itulah, penyelesaian masalah ini menjadi upaya prioritas KJRI Hong Kong,” ungkap Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Ricky Suhendar. Meski demikian, KJRI Hong Kong tetap melakukan penghormatan terhadap hukum dan aturan yang berlaku, seperti aturan kependudukan dan keimigrasian di Hong Kong.

Mengantisipasi ketatnya prosedur dan protokol kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 di Hongkong dan Indonesia, KJRI Hong Kong juga menyiapkan tes PCR Covid-19 (swab test) terhadap si anak. Akhirnya usaha keras berbagai pihak berbuah manis. Sang anak akhirnya dapat kembali ke pangkuan ibunya

“Saya tidak bisa membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu, hanya doa yang bisa saya sampaikan semoga Tuhan membalas segala kebaikan itu,” ungkap Aryati.

“Ini adalah hasil dari kerja sama dan sinergi KJRI dengan berbagai pihak di Hong Kong serta tentunya instansi di Indonesia seperti Kemlu, BP2MI, otoritas bandara dan Garuda Indonesia,” terang Konjen Ricky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here