Pembangunan Bendungan Pidekso Tahap I di Jawa Tengah sudah Mencapai 92 %

0
195
Pembangunan Bendungan Pidekso di Wonogiri, di Jawa Tengah dengan progres tahap I sudah mencapai 92 persen. Bendungan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional. FOTO: KEMENTERIAN PUPR

(Vibizmedia-Nasional) Untuk mendukung ketahanan pangan dan air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia dengan membangun bendungan di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya adalah di Provinsi Jawa Tengah yakni Bendungan Pidekso di Wonogiri yang progres tahap I sudah mencapai 92 persen.

Bendungan dibangun untuk mendukung Jawa Tengah sebagai provinsi yang menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunannya Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan Pidekso merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang Sumber Daya Air untuk mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional.

“Bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta meter kubik ini direncanakan mampu mengairi area irigasi seluas 1.500 hektare. Air irigasi dari bendungan akan meningkatkan intensitas tanam dari 133% (2000 hektare) ke 240% (3600 hektare). Diharapkan dengan selesainya bendungan ini nanti dapat mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 khususnya di bidang pertanian,” jelas Basuki dalam keterangannya, Senin 22 Juni 2020.

Menurutnya, bendungan yang berada di hulu Sungai Bengawan Solo ini dibangun memiliki manfaat dalam rangka pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi 1500 hektare untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan penyediaan air baku 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Kota Solo dan sekitarnya.

Selain irigasi, pembangunan Bendungan Pidekso sangat diperlukan sebagai pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Perlu di ketahui, Bendungan Pidekso yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri memiliki daya tampung sebesar 25 juta meter kubik ini, dibangun dengan dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp436,9 miliar dengan masa pelaksanaan selama 2.549 hari kalender (2 Januari 15 – 25 Desember 2021). Sedangkan pelaksanaan efektif bagian bendungan dimulai pada pertengahan tahun 2018. Bendungan ini ditargetkan selesai Tahap II pada Desember 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here