Rupiah Senin Siang Melemah ke Rp14.173/USD; Pasar Asia Khawatirkan Penambahan Kasus Virus

0
232

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pasar uang awal pekan Senin siang ini (22/6) terpantau melemah, bertambah dibandingkan sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah rally 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,52% atau 73 poin ke level Rp 14.173 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.100.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.107, kemudian bergerak lemah ke Rp14.174, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.173. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar terkoreksi teknikal di pasar uang Asia setelah menguat 4 hari di sesi sebelumnya; ditopang sebagai safe haven oleh kekhawatiran investor atas melonjaknya penambahan kasus baru wabah virus.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke level 97,50, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,66.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi pertama, terpantau melandai dan menguat tipis 0,02% atau 0,932 poin ke level 4.943,207, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bergerak terbatas sementara pasar mengkhawatirkan peningkatan kasus virus baru khususnya di Amerika, serta China yang mempertahankan suku bunga kredit acuannya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.805 – Rp 14.475.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here