Berikan Arahan di Jatim, Presiden Jokowi: Jangan Langsung Dibuka Tanpa Prakondisi yang Baik

0
112
Presiden Joko Widodo saat memberikan arahannya terkait penanganan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 25 Juni 2020. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali soal pentingnya prakondisi terhadap suatu kebijakan adaptasi kebiasaan baru yang akan ditempuh.

Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif terutama mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga imunitas tubuh.

“Saya minta tahapan-tahapannya diprakondisikan terlebih dahulu. Jangan langsung dibuka tanpa sebuah prakondisi yang baik. Kemudian cari timing yang betul-betul pas. Ditentukan kabupaten mana dulu, kota mana dulu,” ungkapnya Presiden Joko Widodo saat memberikan arahannya di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 25 Juni 2020.

“Saya kira sudah dilakukan. Ini agar diteruskan dengan jumlah yang lebih banyak,” jelasnya.

Dalam kaitannya dengan sosialisasi mengenai protokol kesehatan kepada masyarakat, Presiden Jokowi meminta pemerintah setempat untuk melibatkan elemen masyarakat dan tokoh-tokoh agama untuk turut menyosialisasikan pentingnya mengenakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak aman.

Selain itu, ia juga memperoleh informasi bahwa masih banyak warga di Jawa Timur yang tampak tidak mengenakan masker saat beraktivitas.

“Tadi disampaikan oleh Gugus Tugas bahwa masih 70 persen yang enggak pakai masker. Ini angka yang besar sekali. Oleh sebab itu hari ini saya minta kepada Gugus Tugas Nasional dan Menteri Kesehatan untuk kirim masker sebanyak-banyaknya ke Surabaya, Jawa Timur,” terangnya.

Penentuan prioritas terhadap sektor-sektor aktivitas mana yang dapat dibuka kembali secara bertahap juga harus disiapkan secara matang. Sektor dengan risiko penularan rendah tentunya akan didahulukan dibanding sektor-sektor lainnya. Kesemua itu juga harus melalui sejumlah tahapan-tahapan pertimbangan terlebih dahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here