Mendagri Pastikan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Jawa Timur Sesuai Protokol Kesehatan

0
351
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. FOTO: KEMENDAGRI

(Vibizmedia-Nasional) Selain turut meninjau penanganan Covid-19, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memastikan secara langsung kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur.

“Tadi kita melaksanakan rapat koordinasi, yang jelas kita optimis, karena rekan-rekan di Jatim ini, Ibu Gubernur sangat mendukung, kemudian juga bantuan dari Ketua KPUD, Bawaslu Daerah, semua siap,” ungkap Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Wilayah Provinsi Jawa Timur di Ruang Konferensi 2 Surabaya, Jawa Timur, Jumat 26 Juni 2020.

Tito Karnavian juga memberikan apresiasi atas realisasi pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dinilainya cukup baik.

Ia juga mengingatkan untuk segera mencairkan NPHD yang tersisa dari pencairan semula.

“Jadi saya lihat dibanding di beberapa daerah lainnya pada waktu vidcon (video conference) 2 hari yang lalu, ternyata Jatim adalah yang realisasi anggaran dari NPHD KPU dan Bawaslu-nya itu termasuk yang baik, karena semua di atas 40 persen, jadi kita minta untuk sisanya segera dicairkan minggu depan,” jelasnya.

Mendengar kesiapan para kepala daerah/yang mewakili di Provinsi Jawa Timur, Tito semakin optimistis pelaksanaan Pilkada mendapat dukungan penuh di Jawa Timur. Meski dilaksanakan di masa pandemi, ia menjamin pelaksanaannya dapat berjalan aman karena telah disusun berdasarkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tadi sudah ada para Bupati atau yang mewakili Wakil Bupati atau Sekdanya, kemudian semua Sekda menyampainkan kesiapannya, karena ketika ditanya sudah siap, semua siap, artinya kita sangat optimis Pilkada di Jatim ini Insyaallah dapat berjalan baik meskipun masih ada pandemi. Ini juga tantangan baru bagi kita dan ini sudah disiapkan protokolnya terutama dari KPU sudah menyiapkan peraturan protokolnya termasuk perlindungan bagi penyelenggara, pengawas, pengaman, dan pemilih,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berpesan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan yang ada. Dengan demikian, masyarakat akan merasa aman menggunakan hak pilihnya.

“Kepada seluruh warga masyarakat agar taat protokol, gunakan hak pilih,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here