Kolaborasi Antar Kementerian, Kemenkop UKM Akan Buat Koperasi Pangan

0
87
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang sedang membuat pilot project untuk pembangunan koperasi pangan.

“Kami sekarang sedang fokus akan membuat pilot project untuk pembangunan koperasi pangan diintegrasikan dengan program bantuan perhutanan sosial dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian ATR/BPN. Ini kita akan fokus mengembangkan koperasi sektor riil yakni koperasi pangan yang saat ini koperasi di sektor riil belum begitu berkembang, kebanyakan koperasi di sektor perdagangan maupun koperasi simpan pinjam,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam keterangannya, Senin 29 Juni 2020.

Menurutnya, melalui koperasi pangan tersebut, masyarakat bisa meminjam 2 hektare tanah per Kartu Keluarga (KK) selama 35 tahun dan bisa diperpanjang diperpanjang menjadi 35 tahun lagi dengan total menjadi 70 tahun.

“Kita sekarang memberikan pinjaman kepada rakyat berupa tanah 2 hektare per KK selama 35 tahun dan bisa diperpanjang 35 tahun lagi. Jadi rakyat dipinjamin tanah 2 hektare selama 70 tahun. Ini kita akan konsolidasi dalam skala bisnis misalnya 100-200 hektare,” jelasnya.

Teten mengatakan untuk di wilayah Jawa, pihaknya sudah melakukan mapping dengan Perhutani dan akan mempersiapkan lahan untuk ditanami komoditas pangan dan buah yang masih impor.

“Kalau di Jawa sudah mapping dengan Perhutani, kita akan buat koperasi pangan yang cukup besar yaitu untuk komoditi padi, jagung, garam, di mana kita masih impor jadi kita bisa subsidi. Juga untuk buah segar, buah tropis kita mau mangga, manggis, durian atau apa itu di market permintaannya cukup besar,” terangnya.

Ia pun berharap dengan adanya koperasi pangan ini, dapat menambah pilihan koperasi untuk membantu UMKM. Ke depan, dirinya juga akan mengusulkan agar koperasi simpan pinjam bisa memperkuat akuntabilitasnya sehingga bisa menjadi penyaluran pembiayaan untuk UMKM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here