Wapres K.H. Maruf Amin Dukung Pengembangan Pendidikan Berbasis Digital

0
84
Wapres K.H. Maruf Amin menerima Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu Kebudayaan (YMIK) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2 Jakarta, Selasa (07/07/2020). (Foto : KIP SETWAPRES)

(Vibizmedia – Jakarta) Dunia pendidikan berbasis digital terus mengalami kemajuan perkembangannya. Dengan adanya sistem pendidikan berbasis digital diharapkan mampu mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh daerah di Indonesia, serta dapat menghilangkan kesenjangan perbedaan tingkat pendidikan di masyarakat pada masa mendatang. Untuk itu terobosan ini perlu terus untuk dikembangkan.

“Dengan pendidikan digital mungkin juga bisa menghilangkan kesenjangan, bisa pemerataan kesenjangan. Saya kira ini suatu upaya yang luar biasa dan sebagai suatu terobosan dan dampaknya akan mendorong pendidikan tinggi yang lain juga,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Maruf Amin kala menerima Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu Kebudayaan (YMIK) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2 Jakarta, Selasa (07/07/2020).

Wapres K.H. Maruf Amin menerima Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu Kebudayaan (YMIK) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2 Jakarta, Selasa (07/07/2020). (Foto : KIP SETWAPRES)

Lebih lanjut Wapres menyatakan, Pemerintah terus berusaha untuk memajukan pendidikan dengan penggunaan teknologi yang mutakhir dan mengikuti zaman. Hal ini dipertegasnya dengan menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana yang dapat digunakan untuk menunjang perbaikan tersebut. “Pemerintah mungkin akan menyediakan dana sekitar Rp 22 Triliun lebih supaya itu nanti sampai pelosok. Dan itu bisa digunakan untuk layanan pemerintahan, birokrasi, sosial, dan lain-lain, terutama juga untuk pendidikan,” jelas Wapres.

Di samping itu, menurut Wapres, pendidikan digital juga mampu mendukung Reformasi Birokrasi yang terus diupayakan pemerintah guna memaksimalkan efisiensi pemerintahan. Oleh karena itu pendidikan digital sangat dibutuhkan. “Jadi, memang pendidikan [digital] harus dimulai untuk melahirkan tenaga kerja yang siap. Ke depan itu kita terutama birokrasi, itu salah satu upaya dalam reformasi birokrasi itu adalah layanan digital, birokrasi digital, pemimpin digital, pokoknya semuanya serba digital,” tandas Wapres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here