Juru Bicara Covid-19: Thermal Gun dapat Merusak Otak, Statement Tidak Benar

0
364
Ilustrasi penggunaan thermal gun. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|TORO

(Vibizmedia-Nasional) Beredarnya kabar thermal gun dapat merusak otak, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan statement yang tidak benar.

“Statement ini tidak benar,” tegas Yuri dalam keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana Jakarta, Senin 20 Juli 2020.

Menurut Yuri, sebelumnya banyak masyarakat yang mempertanyakan informasi mengenai bahaya dan efek samping penggunaan thermal gun sebagai alat pengukur panas tubuh, yang mana menurut sebuah sumber dapat merusak struktur otak manusia.

Secara ilmiah, berbagai ahli sudah mengatakan bahwa thermal gun hanya mengukur dengan pancaran radiasi sinar inframerah, yang setiap saat pasti akan dipantulkan oleh semua benda yang ada di sekitar.

Dalam hal ini, thermal gun juga dipastikan tidak menggunakan sinar laser, tidak menggunakan sinar radioaktif semacam, x-ray. “Hanya inframerah,” jelas Yuri.

Berbagai referensi mengatakan, statement yang salah terkait thermal gun merusak otak justru membahayakan semua orang dan dapat memicu kontraproduktif untuk mencegah agar penularan tidak terjadi.

Oleh sebab itu, Yuri yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI itu meminta agar masyarakat dapat menyikapi informasi itu dengan cara yang benar dan tidak terhasut dengan isu yang salah.

Saudara-saudara, ikuti informasi ini dengan cara yang benar. Kesulitan ini tidak usah ditambah dengan berita-berita yang menyesatkan. Karena, ini akan membuat masyarakat semakin panik. Oleh karena itu, inilah yang harus kita jelaskan dan masyarakat agar, memakluminya,” kataYuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here