Pemerintah Selesaikan Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Corona Januari 2021 Mendatang

0
449
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers mengenai uji klinik vaksin corona baru di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 21 Juli 2020. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa uji klinis vaksin corona baru akan rampung pada Januari awal tahun 2021 mendatang. Setelah itu pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan mengedarkannya.

“Karena kita ketahui bahwa vaksin baru bisa beredar di awal tahun depan,” ungkap Erick dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 21 Juli 2020.

Untuk itu, Erick meminta masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai karena ada kabar positif ini, masyarakat justru tidak mengindahkan pencegahan virus corona tersebut.

“Jadi dari sekarang sampai awal tahun depan penting sekali disiplin yang ada di masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, protokol kesehatan yang harus tetap dilakukan itu yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan tata laksana lainnya dalam protokol kesehatan.

“Jangan juga masyarakat berasumsi ketika ada suasana yang sekarang positif, apakah itu vaksin, apakah itu penyembuhan meningkat, sudah waktunya kita hidup seperti normal yang dulu, bukan itu,” katanya.

Ia pun memastikan bahwa Bio Farma (BUMN farmasi) akan turut terlibat dalam uji klinis dan produksi vaksin tersebut. Selain itu, Bio Farma juga akan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan pasien Covid-19.

“Vaksin ini kita pastikan akan ada tapi saya mohon masyarakat juga berdisiplin, supaya tadi kita bisa terus mengantisipasi. Biofarma juga akan memastikan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan,” ucapnya.

Perlu di ketahui, bahwa pemerintah Indonesia akan menguji klinis calon vaksin Covid-19 hasil kerja sama dengan perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac Biotech Ltd. Calon vaksin tersebut telah tiba dari China pada Minggu 19 Juli 2020. Saat ini, vaksin tersebut telah diserahkan ke Bio Farma. Uji klinis tahap III untuk kandidat vaksin itu akan dilakukan di Bandung, Jawa Barat, dan direncanakan selesai pada Januari 2021. Bio Farma akan bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Universitas Padjajaran, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurut rencana, pengujian klinis tahap III ini akan melibatkan 1.620 sampel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here