Kuartal II Ekonomi Tumbuh Negatif, Kuartal III & IV Akan Membaik

0
265
Ilustrasi ekonomi Indonesia. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|SURYATI

(Vibizmedia-Kolom) Di dalam rilis BPS mengenai pertumbuhan ekonomi Triwulan II tahun 2020 seperti biasanya ada tiga angka. Pertama adalah pertumbuhan ekonomi (q-to-q) artinya Triwulan II tahun 2020 dibandingkan dengan Triwulan I tahun 2020. Kalau kita membicarakan pertumbuhan (q-to-q), biasanya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor musiman seperti pergeseran musim panen kemudian Ramadan, Pencairan gaji ke-13 dan sebagainya. Kedua adalah pertumbuhan ekonomi (y-on-y). Dimana kita membandingkan posisi Triwulan II tahun 2020 dengan triwulan II tahun 2019. Ketiga pertumbuhan ekonomi kumulatif (c-on-c). Dimana kita membandingkan Semester I 2020 Januari sampai dengan Juni dengan posisi Semester I – Januari Juni tahun 2019.

Pada Triwulan II tahun 2020, menurut data BPS terjadi inflasi sebesar 0,32 persen (q-to-q). Namun jika dibandingkan dengan posisi Juni 2019, terjadi inflasi sebesar 1,96 persen (y-on-y). Realisasi belanja Negara (APBN) Triwulan II-2020 mencapai Rp616,54 triliun (22,51 persen dari pagu 2020 sebesar Rp2.739,17), naik dibanding realisasi Triwulan II-2019 yang mencapai Rp582,64 triliun (23,67 persen dari pagu 2019 sebesar Rp2.461,11 triliun).Realisasi penanaman modal yang tercatat di BKPM (PMA dan PMDN) selama Triwulan II-2020 sebesar Rp191,9 triliun, atau turun sebesar 8,9 persen (q-to-q) dan turun 4,3 persen (y-on-y).

                                                                             Sumber: BPS

Produksi mobil pada Triwulan II-2020 mencapai 41.520 unit, atau turun sebesar 87,34 persen (q-to-q) dan turun sebesar 85,02 persen (y-on-y), sedangkan penjualan mobil secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) pada Triwulan II-2020 mencapai 24.042 unit, atau turun sebesar 89,85 persen (q-to-q) dan turun sebesar 89,44 persen (y-on-y). Penjualan sepeda motor secara wholesale pada Triwulan II-2020 mencapai 313.625 unit, atau turun sebesar 80,06 persen (q-to-q) dan turun sebesar 79,70 persen (y-on-y). Produksi semen pada Triwulan II-2020 sebesar 12,68 juta ton, atau turun 18,80 persen (q-to-q) dan turun 9,08 persen (y-on-y). Sedangkan pengadaan semen dalam negeri pada Triwulan II- 2020 sebesar 12,65 juta ton, atau turun 15,09 persen (q-to-q) dan turun 7,69 persen (y-on-y). Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada Triwulan II-2020 mencapai 482,65 ribu kunjungan, atau turun sebesar 81,49 persen (q-to-q) dan turun 87,81 persen (y-on-y).

Melalui berbagai peristiwa pada Triwulan II tahun 2020 ini maka perekonomian Indonesia berdasarkan PDB triwulan II 2020 atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp 3687,7 triliun, tetapi atas dasar harga konstan dengan tahun dasar 2010 adalah sebesar Rp 2589,6 triliun. Kalau kita bandingkan dengan posisi pada triwulan II tahun 2019 artinya (y-on-y), maka pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II tahun 2020 ini mengalami kontraksi sebesar minus 5,32 persen. Sedangkan, kalau kita bandingkan dengan Triwulan I tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II 2020 ini mengalami kontraksi minus 4,19 persen (q-on-q). Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia Semester I-2020 dibandingkan dengan Semester I-2019 terkontraksi 1,26 persen (c-on-c).

                                                                  Sumber: BPS

Kontraksi yang berlangsung pada Triwulan II 2020 diperkirakan akan mengalami penurunan pada Triwulan III & IV 2020 karena faktor peningkatan belanja pemerintah, dan pelonggaran pembatasan sosial yang membuat bisnis akan berjalan kembali. Disamping pemerintah juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak dari pandemi ini. Pola konsumsi Indonesia yang bertumpu pada konsumsi dalam negeri memungkin Indonesia tetap bertumbuh positif pada tahun 2020. Dari sisi pengendalian pandemi Covid 19, diperkirakan vaksin sudah akan tersedia pada awal tahun 2021. Asumsi ini akan membuat timbulnya kepercayaan masyarakat dan dunia usaha untuk kembali bekerja dan menjalankan roda perekonomian Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here