Perkecil Kesenjangan, Pemerintah Siapkan Insentif Gaji 13,8 Juta Tenaga Kerja Penghasilan Dibawah Rp 5 Juta

0
177
Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah dalam waktu dekat ini akan segera menyalurkan insentif Rp 2,4 juta untuk para pekerja formal dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan yang terdaftar aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan tidak termasuk pegawai BUMN dan PNS.

Budi menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan diberikan dalam dua tahap, yakni sebesar Rp1,2 juta pada kuartal III dan IV tahun ini. Ia meyakini adanya program ini, akan memperkecil kesenjangan karena hampir seluruh segmen masyarakat mendapatkan bantuan.

Menurutnya, pemerintah sudah menjalankan berbagai program untuk membantu sekitar 29 juta rakyat miskin. Berbagai bantuan tersebut mulai dari program keluarga harapan, kartu sembako, bantuan langsung tunai (BLT), BLT dana desa hingga program kartu pra kerja bagi pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja.

“Sehingga memang diharapkan ini justru mengurangi kesenjangan sosial, karena segmen-segmen lain sudah diberikan bantuan. Yang belum adalah segmen ini, segmen tenaga kerja formal yang tidak termasuk tenaga kerja informal, rakyat miskin atau di-PHK yang belum mendapatkan bantuan padahal gaji mereka dipotong,” jelas Budi dalam keterangan persnya di Kantor Presiden, Jumat 7 Agustus 2020.

Budi mengatakan, data 13,8 juta tenaga kerja penerima manfaat ini berasal dari BPJS Ketenagakerjaan, di mana mereka masih aktif membayar iuran setiap bulan dan masih tercatat bekerja di perusahaan.

“Kita menggunakan data resmi yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Data itu lengkap, karena setiap bulan mereka membayar iurannya, kita juga tahu bekerjanya di mana, namanya siapa, sudah berapa lama bekerja,” terang Budi.

Untuk itu, pihaknya akan mengumpulkan dan memverifikasi data pekerja ini dalam 2 minggu ini, sehingga bantuan tersebut dapat langsung disampaikan secara tunai. Adapun, subsidi gaji yang diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, dimana bantuan ini disalurkan dalam 2 tahap.

“Tahap pertama akan diberikan di kuartal III, tahap kedua akan dilakukan di kuartal IV. Bantuan ini akan diberikan langsung ke rekening tenaga kerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” kata Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here