Presiden Jokowi Ibaratkan Ekonomi Dunia Seperti Komputer, Waktunya Setting Ulang Semua Sistem

0
102
Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Presiden Joko Widodo mengibaratkan perekonomian di seluruh negara seperti komputer yang sedang macet atau hang. Untuk itu, ia mengatakan perlunya melakukan re-start, re-booting dan men-setting ulang semua sistemnya.

Negara harus membenahi diri secara fundamental, transformasi besar serta menjalankan strategi besar baik di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan, tambahnya.

“Kita harus melakukan reformasi fundamental dalam cara kita bekerja. Kesiap-siagaan dan kecepatan kita diuji. Kita harus mengevakuasi Warga Negara Indonesia dari wilayah pandemi di Tiongkok. Kita harus menyiapkan rumah sakit, ruang isolasi, obat-obatan, alat kesehatan, dan mendisiplinkan protokol kesehatan. Semua harus dilakukan secara cepat, dalam waktu yang sangat singkat,” jelas Presiden dalam pidatonya di Ruang Rapat Paripurna, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.

Dengan adanya krisis, telah menggeser channel cara bekerja. Dari cara-cara normal menjadi cara-cara ekstra-normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa. Dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart short cut. Dari orientasi prosedur menjadi orientasi hasil.

Untuk itu, pentingnya perubahan pola pikir dan etos kerja menjadi fleksibilitas, kecepatan dan ketepatan sangat dibutuhkan.

“Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan. Kedisiplinan nasional dan produktivitas nasional harus ditingkatkan, tegas Presiden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here