Prisca Adelina, Fashion Designer Yang Perduli Pada Karyawannya

2
842
Prisca Adelina, Fashion Designer muda yang berbakat (Foto: Dok Pribadi)

Bertemu di internet, akhirnya membuat Vibizmedia berkenalan dengan Prisca Adelina.

Dimulai dari situlah, maka akhirnya pembicaraan Vibizmedia dan Prisca Adelina dilakukan melalui online. Melalui wawancara yang dilakukan dengan whatsapp, fashion designer ini menceritakan perjuangannya untuk tetap memberikan pekerjaan bagi karyawannya.

Desainer Muda Yang Berbakat

Sebagai seorang designer yang berkarir selama 7 tahun, Prisca memang sepertinya mengenal betul seluk beluk desain.

Passion di bidang fashion design, memang sudah ada dalam diri Prisca sejak dahulu. Bahkan, ia mengambil kuliah jurusan fashion designer untuk memantapkan langkahnya sebagai seorang fashion designer.

Kemampuannya untuk mendesain gaun, seperti gaun pesta dan gaun pengantin, tentunya sudah tak diragukan lagi. Ia juga adalah seorang wirausaha yang rajin. Selain menjual di butiknya dan secara online, ia juga pernah mengikuti pameran untuk mempromosikan gaun hasil desainnya. Ditambah lagi, kemampuan berkomunikasinya dengan klien, memang menjadi nilai tambah bagi desainer muda ini.

Pengalaman Beragam Sebagai Fashion Designer

Sebagai seorang fashion designer, ia memiliki pengalaman yang beragam. Termasuk di dalamnya, pengalamannya berkomunikasi dengan klien.

Kerap kali, ia menemukan klien yang baginya kurang menyenangkan. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang baginya untuk maju.

Sebagai seorang wirausaha, selain menghadapi klien, ia juga ada pengalaman di era new normal, dimana ia juga menjalani penyesuaian dalam menjalankan bisnisnya.

Desain gaun pengantin hasil karya Prisca Adelina

Prisca memang taat pada aturan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. “Di butik kita harus slalu menggunakan masker dan memakai hand sanitizer setiap kali melakukan fitting atau pun konsultasi. Selain itu tim produksi pun masuknya bergantian sehingga tempat produksi tidak terlalu padat.” katanya menjelaskan.

Pengalaman dimana adanya perubahan cara berkomunikasi dengan klien, juga pernah dialami Prisca. Jika biasanya ia berkomunikasi secara langsung, ia mengalami bagaimana akhirnya ia berkomunikasi dengan klien melalui online, yaitu dengan whatsapp. Bahkan, ia menerapkan sistem fitting online melalui video call. Ia juga mengalami bagaimana berkomunikasi dengan karyawan melalui group chat atau video call meeting.

Masker Cantik, Upaya Prisca Agar Karyawannya Tetap Bekerja

Sebagai seorang pengusaha, Prisca juga memiliki keperdulian kepada orang lain. Ia bukanlah pengusaha yang egois, tetapi yang juga memikirkan kesejahteraan karyawannya.

Saat pandemi, Prisca pernah ada pengalaman dimana penghasilannya dari penyewaan dan pembuatan gaun tak lagi dapat diandalkan, karena adanya klien yang membatalkan pesanan pembuatan maupun penyewaan gaun.

“Aku sebagai business owner bener-benar kewalahan, karena ada banyak penjahit yang bergantung sama aku. Jadi waktu itu, aku suruh mereka kerja dari rumah ganti-gantian, at least mereka dapat income. Dan aku sendiri sempat stuck, memikirkan gimana caranya survive di masa pandemi ini dan tetap bisa sedikit berbagi sama pegawai-pegawai aku.” katanya menceritakan pengalamannya.

Dan, dimulai dari pemikiran untuk kesejahteraan karyawannya, timbul ide kreatifnya untuk membuat masker.

“Dari situ mulai kepikiran ya bikin masker cantik, karena kan dari 7 tahun aku berkarir aku simpen bahan-bahan lace sisa gaun yang masih bagus-bagus, kenapa nggak di kreasikan saja? mulainya dari situ sih. dan dari situ pun lumayan ya, jadi pegawai ada kerjaan juga.” katanya.

Optimis Dunia Bisnis Indonesia Akan Semakin Baik

Sebagai seorang desainer muda dengan berbagai pengalaman, Prisca menekankan, apapun yang kita hadapi, jangan pernah cepat menyerah. Baginya, pilihan itu selalu ada di tangan masing-masing, mau diam atau bergerak bekerja. Jika mengalami kegagalan, cobalah dengan pendekatan yang lain.

Kebaikan hatinya untuk menyejahterakan karyawannya, memang akhirnya berbuah manis. Bisnisnya kini sudah mulai kedatangan klien yang ingin menyewa dan membeli gaun kembali. Ia pun bersyukur, karena bisnisnya sudah pulih.

Seperti bisnisnya yang sudah semakin pulih, ia pun optimis dan yakin bahwa dunia bisnis Indonesia pasti akan pulih dan mengalami perubahan yang semakin baik kedepannya.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here