Kepala Bappenas Optimis Pandemi Covid-19 Tidak Menggangu Target Pembangunan Jangka Panjang

0
11946
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pandemi membuat pemerintah perlu mempertajam reform di berbagai bidang untuk mempercepat pencapaian sasaran pembangunan jangka menengah-panjang, atau paling tidak capaian akhir jangka menengah-panjang tidak terlalu jauh dari yang sudah ditargetkan.

“Sebagai contoh, tahun 2021 ini pertumbuhan ekonomi kita targetkan 4,5 – 5,5% mengarah pada target RPJMN dengan fokus pada investasi, industri, dan pariwisata dengan reform pokok didalamnya didukung dengan reform sosial termasuk sistem kesehatan,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam keterangannya, Selasa, 18 Agustus 2020.

Suharso menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 ini turut berdampak pada kebijakan dan pengalokasian anggaran pembangunan untuk jangka dua tahun ke depan, namun diperkirakan tidak akan menggangggu pencapaian target pembangunan jangka menengah dan panjang. Akan tetapi Pemerintah tetap harus menghantisipasi sisi negatif lonjakan ekonomi.

Indonesia bisa berkaca dari strategi pemulihan ekonomi yang pernah dilakukan oleh oleh Korea Selatan, dimana setelah 2008 – 2009, Korea Selatan mengalokasikan 80 persen anggarannya untuk stimulus hijau.

“Strategi tersebut sangat efektif menjadikan Korea Selatan menjadi negara yang paling cepat mengalami pemulihan pasca krisis keuangan global pada tahun 2008, dibandingkan dengan negara anggota OECD lainnya,” kata Menteri.

Untuk itu, Suharso menyampaikan bahwa Indonesia perlu memanfaatkan momen pasca pandemi ini untuk bangkit dengan strategi kebijakan dan anggaran pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here