Tekan Klaster Perkantoran, Pemerintah Terapkan Sistem Kerja ASN Sesuai Zona Risiko

0
544
Ilustrasi adaptasi kenormalan baru Aparatur Negeri Sipil. FOTO: KEMENPANRB

(Vibizmedia-Nasional) Berdasarkan surat edaran Nomor 67 Tahun 2020 tertanggal 4 September 2020 yang telah dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengenai sistem kerja pegawai Aparat Sipil Negara (ASN) dalam tatanan normal baru. SE tersebut mengatur tentang persentase kehadiran ASN dibagi berdasarkan wilayah zona risikonya.

“Maksimal kehadiran untuk daerah dengan zona hijau, maksimal 100%. Daerah dengan zona kuning maksimal 75%, zona oranye adalah 50% dan zona merah adalah 25%,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Selasa, 8 September 2020.

Hal ini guna menekan dan mencegah persebaran kasus Covid-19 di klaster perkantoran. Karena diketahuinya saat ini ada jumlah pekerja yang masuk kantor melebihi kapasitas dan tidak bisa dikendalikan dalam menjalankan protokol.

“Klaster yang terjadi di perkantoran, kontribusinya pada saat makan siang ataupun ibadah, betul-betul jaga jarak dan melepaskan masker hanya untuk makan siang. Agar tidak terjadi penularan dan tidak berdekatan dengan sesama pegawai lainnya,” terang Wiku.

Ia meminta seluruh pemerintah daerah diminta segera menyesuaikan diri dan menerapkan peraturan itu. Sehingga persebaran kasus Covid-19 dapat ditekan penambahannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here