Tiga Hari Berturut-Turut IHSG Ditutup Di Zona Merah. BI Pertahankan Suku Bunga BI7-DRRR

0
1377

(Vibizmedia – IDX Stocks) – IHSG untuk hari ketiga ditutup melemah 0.40% atau 20.08 poin ke level 5038.40 demikian juga dengan indeks LQ45 yang turun 0.75% atau 5.82 poin ke level 775.54.

Dari catatan perdagangan terlihat ada 149 saham yang harganya dapat bertahan di zona hijau, sementara lebih banyak mengalami penurunan harga yaitu sebanyak 269 saham dan yang stagnan ada 155 saham. Jumlah saham yang diperjualbelikan pada sepanjang perdagangan hari ini ada sebanyak 10.22 miliar lembar saham dengan nilai Rp.6.679 triliun

Ada tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau sore hari ini yaitu sektor properti yang melonjak 2.55%, aneka industri yang naik 1.16% dan sektor agribisnis yang menguat 0.62 persen. Sementara ada tujuh sektor yang menjadi faktor penekan IHSG dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 1.59%, sektor keuangan 0.78% dan sektor pertambangan 0.70 persen.
Penguatan sektor properti sebesar 2.55% didukung naiknya harga saham anggotanya dimana saham-saham yang harganya melonjak lebih dari 10% di alami oleh saham POLL yang melompat 11.54%, saham BEST (milik PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk) yang naik 12.14% dan saham KIJA yang dimiliki PT Kawasan Industri Jababeka Tbk ini naik tajam 13.79 persen.

Sore ini semua indeks utama Asia ditutup terjerembab, indeks Nikkei 225 turun 0.67% atau 156.16 poin ke level 23319.36 demikian juga dengan indeks Hangseng yang anjlok 1.66% atau 410.29 poin ke level 24315.34 dan indeks Shanghai SSEC melemah 0.41% atau 13.48 poin ke level 3270.44.

Nilai tukar rupiah hingga saat ini masih alami gejolak yang tinggi. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga 16 September 2020, nilai tukar rupiah terdepresiasi 6.42% bila dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2019.
Namun hari ini rupiah yang sempat melemah akhirnya berhasil tampil prima hari ini, di pasar spot di tutup di level Rp.14.833 per dolar AS, menguat 0.07% dibandingkan harga penutupannya kemarin sore yaitu di level Rp.14.843 per dolar AS. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0.16% diikuti won Korea Selatan yang menguat 0.15% terhadap dolar AS.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here