Empat Jenis Kopi di Indonesia

0
212
Mesin pembuat kopi. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|EZRA JUDAH

(Vibizmedia-Kolom) Minum kopi sekarang sudah menjadi gaya hidup orang Indonesia, berbagai jenis kopi di Indonesia sudah semakin dinikmati oleh orang Indonesia. Empat jenis utama kopi Indonesia dalah excelsa, liberika, robusta dan yang paling terkenal adalah arabika.

Arabica

Yang pertama kita bahas adalah kopi arabika, kopi arabika awalnya berasal dari negara Ethiopia. Kopi yang berasal dari Aceh banyak jenis arabika, menjadi komoditi penting di Semenanjung Arab dan Eropa. Kemudian oleh petani Swedia digolongkan menjadi varian arabika karena berasal dari Semenanjung Arab. Kopi ini adalah yang pertama yang ditemukan dan dibudidayakan oleh manusia hingga sekarang. Tanaman kopi jenis ini Membutuhkan waktu 9 bulan untuk bertumbuh dan berbuah. Kopi arabika tumbuh di ketinggian 700 sampai 1700 meter di atas permukaan laut dengan suhu 16 sampai 20 derajat celcius. Jadi buah kopi arabika kualitas bijinya jauh lebih baik dari kopi liberika dan robusta. Terkenal dan memiliki aroma yang sedap dan kuat ini telah menguasai sebagian besar kopi dunia dan harganya jauh lebih tinggi daripada kopi jenis lainnya. Di Indonesia kita dapat menemukan jenis kopi arabika ini dari mulai Aceh sampai di Papua salah satu tempat penghasil kopi arabika terbaik di dunia. Kita pasti akrab dengan kopi Gayo Aceh yang namanya sudah mendunia. Sejak tahun 1908 Gayo kondang sebagai daerah kopi, pertama mendengar Gayo, maka rata-rata orang akan teringat dengan kopi yang nikmat dan khas. Di tahun 2010 International Conference of Coffee Time mengakui kalau kopi Gayo merupakan kopi arabika terbaik nomor 1 di dunia.

Kopi Robusta

Untuk yang satu ini kamu pasti tahu ya itu kopi robusta nama robusta diambil dari kata lugas istilah dalam bahasa Inggris yang artinya robust. Kopi robusta awalnya ditemukan di negara Congo, jenis kopi ini dapat tumbuh baik di ketinggian 400 sampai 700 meter diatas permukaan laut dengan suhu 21 sampai 24 derajat celcius.

Umumnya jenis kopi ini memerlukan waktu 10 sampai 11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga hingga menjadi buah penghasil kopi terbesar di Indonesia adalah Sumatera Selatan. Sumatera Selatan menghasilkan 184.168 ton kopi robusta, menurut data Kementerian Pertanian. produksi kopi di provinsi ini mencapai 184.168 ton. Lampung berada pada peringkat kedua dengan produksi sebesar 106.746 ton.

Liberika

Kalau jenis yang satu ini sangat asing di telinga kita dan jarang kita temui di pasaran yaitu kopi liberika. Nigeria Afrika Barat merupakan negara darimana kopi ini liberika berasal. Di ketinggian 400 hingga 600 meter dari permukaan laut, kopi ini tumbuh baik di daerah tropis, dataran rendah. Namun tetap bisa tumbuh dan berbuah hingga ketinggian 1.200 meter. Suhu ideal pertumbuhannya ada pada kisaran 27 hingga 30 derajat celcius dengan curah hujan 1500 hingga 2500 mm per tahun.

Yang pernah didatangkan ke Indonesia yaitu bervarietas ardonia. Di Indonesia sendiri bisa ditemukan di daerah Jambi dan Bengkulu yang terkonsentrasi di wilayah Tanjung Jabung. Kopi liberika asal Indonesia banyak disukai oleh konsumen di Malaysia sehingga sebagian besar kopi jenis ini diekspor ke Malaysia dan sisanya diperdagangkan secara lokal.

Excelsa

Mungkin kita baru mengetahui jenis kopi excelsa yang berasal dari Afrika barat. Dataran rendah yang basah dan areal lahan gambut tempat yang cocok untuk menanamnya, pada ketinggian lahan mulai nol hingga 750 meter diatas permukaan laut. Kopi ini mudah ditemui di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Di daerah sana sangat mendukung untuk ditanami kopi berjenis excelsa.

Kopi Indonesia terkenal dengan nama kopi daerahnya, kopi arabika Gayo, Sumatera, kopi arabika Kintamani, Bali kopi arabika Toraja, kopi arabika Java Ijen Raung, Jawa Timur, kopi liberika Rangsang Meranti, Riau, kopi arabika Flores Bajawa dan kopi terbaik dan termahal didunia yaitu kopi Luwak.

Melansir situs elevencoffees.com Indonesia berada pada urutan ke empat penghasil kopi terbesar di dunia, Sesudah Brazil, Vietnam dan Afrika Selatan. Branding kopi Indonesia ini diperlukan untuk memacu permintaan dan produksi kopi di Indonesia. Tidak hanya kopi yang menggunakan brand daerah penghasil, diperlukan branding kopi Indonesia, seperti keterkenalan kopi Vietnam. Melalui usaha ini akan terbentuk permintaan yang lebih besar pada kopi Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here