DPR RI Setujui Anggaran Belanja Bappenas 2021 Sebesar Rp 1,77 Triliun

0
135
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran mengenai Laporan dan Pengesahan Hasil Panja, pada hari Jumat, 25 September 2020. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Panitia Kerja atau Panja Belanja Pemerintah Pusat menyatakan bahwa Belanja Pemerintah Pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021 menyepakati dana sebesar Rp1.954 triliun atau meningkat Rp3.288 miliar dari usulan pemerintah dalam RAPBN 2021.

Panja merupakan panitia kerja yang telah dibentuk atas dasar kesepakatan antara Badan Anggaran DPR RI dengan Pemerintah yang terbagi dalam 4 golongan salah satunya Panja Belanja Pemerintah Pusat. Panja bertugas untuk membahas belanja pemerintah pusat dalam RUU APBN 2021 beserta Nota Keuangan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa turut menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran mengenai Laporan dan Pengesahan Hasil Panja tersebut, pada hari Jumat, 25 September 2020.

APBN 2021 sesuai dengan kesepakatan Panja akan diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan di sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial pasca pandemi Covid-19, serta penguatan reformasi untuk keluar dari middle income trap.

Arah kebijakan tersebut dimaksudkan antara lain yang pertama untuk penajaman Belanja operasional sejalan dengan perubahan proses kerja.

Kedua untuk optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi, dalam rangka percepatan transformasi digital melalui peningkatan pelayanan kepada masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, shared service, dan inklusi masyarakat dalam e-commerce.

Ketiga untuk mendukung pro prioritas pembangunan untuk percepatan pemulihan ekonomi untuk memfokuskan belanja melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pangan (pertanian dan perikanan), pariwisata, serta jaring pengaman sosial.

Dan keempat untuk redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran, menggunakan pendekatan spending better yang fokus pada pelaksanaan program prioritas, berbasis pada hasil (result based), dan efisiensi kebutuhan dasar, serta antisipatif terhadap berbagai tekanan (automatic stabilizer).

Anggaran sebesar itu juga telah disepakati oleh Panja Belanja Pemerintah untuk membiayai belanja pemerintah dengan rincian Rp1.954 triliun untuk belanja pemerintah menurut fungsi dan Rp1.031 triliun menurut organisasi. Sementara, Kementerian PPN/Bappenas memperoleh persetujuan anggaran belanja APBN sebesar Rp1.770,4 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here