Mendes PDTT Resmikan Wisata Edukasi Pejambon Kelolaan BUMDes di Bojonegoro

1
243
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meresmikan Wisata Edukasi Pejambon yang terletak di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat, 25 September 2020. FOTO: KEMENDES PDTT

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meresmikan Wisata Edukasi Pejambon yang terletak di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat, 25 September 2020. Menurutnya, wisata edukasi pejambon menjadi salah satu contoh bangkitnya perekonomian masyarakat desa yang telah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Ini akan menjadi titik tolak bangkitnya situasi ekonomi karena pandemi Covid-19. Karena hampir seluruh desa mengalami keterpurukan yang luar biasa. Karena kunci dari bangkitnya ekonomi ada didesa wisata, bukan diwisata-wisata yang besar. Oleh karena itu, betapa luar biasanya Desa Pejambon ini yang telah memberikan satu bagian kontribusi untuk kembali menghidupkan ekonomi pasca pandemi covid-19 melalui desa wisata,” kata Abdul Halim dalam Peresmian tersebut yang turut didampingi oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat di Bojonegoro maupun masyarakat diluar Bojonegoro untuk menghidupkan kembali desa-desa wisata yang ada agar ekonomi yang ada di desa kembali menggeliat.

“Namun perlu di ingat, untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dengan memberitahukan kepada pengunjung untuk jaga jarak, menggunakan masker dan selalu cuci tangan dengan sabun,” tegas Abdul Halim.

Perlu diketahui, Wisata Edukasi Pejambon yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sarana Mandiri memiliki luasan sekitar 1,5 hektare. Pengelola wisata menargetkan 700 pengunjung setiap harinya dengan pendapatan sekitar Rp1 miliar dalam setahun. Terdapat 6 wahana yang dapat dinikmati pengunjung yakni Wahana Kolam renang, Motor ATV, Flying Fox, Taman Kolam Renang, wisata tengah sawah dan museum pertanian.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here