Kepala Bappenas: Capaian SDGs Papua dan Papua Barat Capai Lebih dari 90%

0
504
Menteri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengikuti Rapat Koordinasi dengan Menko Polhukam mengenai Otonomi Khusus Provinsi Papua yang berlangsung di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Jumat, 6 November 2020. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan beberapa strategi yang perlu dijalankan sebagai pendekatan dalam mengelola Papua. Pendekatan tersebut mencakup pendekatan pada percepatan kesejahteraan, pendekatan politik dan kelembagaan, pendekatan dialog kultural, pendekatan komunikasi dan diplomasi.

Menurutnya, sejauh ini dalam tolak ukur capaian SDGs, Papua dan Papua Barat memiliki presentasi perubahan yang lebih baik. Dari segi pilar sosial Persentase penduduk miskin di Provinsi Papua dan Papua Barat terus menurun, walaupun angkanya masih lebih tinggi dibanding capaian nasional.

“Angka melek aksara penduduk usia 15-24 tahun di Provinsi Papua dan Papua Barat sudah mencapai lebih dari 90%. Capaian ini jauh lebih tinggi dari PNG dan Timor-Leste,” jelas Suharso saat mengikuti Rapat Koordinasi dengan Menko Polhukam mengenai Otonomi Khusus Provinsi Papua yang berlangsung di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Jumat, 6 November 2020.

Dari segi pilar lingkungan Papua dan Papua Barat menyumbang lebih dari 1/3 kawasan konservasi perairan yaitu sejumlah 36% dari total luas kawasan konservasi Nasional. Proporsi tutupan hutan terhadap luas lahan keseluruhan Pulau Papua adalah 81%.

Dari segi Ekonomi Persentase Rasio Elektrifikasi Papua 94% dan Papua Barat 99% mendekati target nasional 100%. Provinsi Papua Barat terbesar ke-3 di antara negara Asia Pasifik yang menggunakan internet.

“Jika dibandingkan dengan negara-negara di Pasifik, capaian di Provinsi Papua Barat jauh lebih besar dibandingkan sebagian besar negara di Pasifik,” kata Suharso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here