APBN 2021 Fokus ke 4 Hal, Mulai dari Penanganan Kesehatan hingga Reformasi Struktural

0
449
Presiden saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021, Istana Negara, pada Rabu, 25 November 2020. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pada 2021, Indonesia masih akan menghadapi ketidakpastian karena ekonomi global yang juga mengalami ketidakpastian.

Untuk itu, Presiden meminta agar jajarannya baik para menteri, kepala lembaga maupun kepala daerah untuk bekerja lebih cepat dalam kondisi kritis.

“Kecepatan, ketepatan, akurasi harus tetap menjadi karakter dalam kebijakan-kebijakan kita, baik di bidang kesehatan maupun di bidang ekonomi, ini harus juga segera pulih kembali,” jelas Presiden saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021, Istana Negara, pada Rabu, 25 November 2020.

Selain itu, ia juga meminta agar jajarannya juga melakukan reformasi anggaran.

“Tugas utama kita adalah memecahkan masalah di bawah, memecahkan masalah masyarakat dan membantu rakyat dan kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas itu menjadi bagian integral dalam pelaksanaan APBN dan APBD, “ tegas Presiden.

Perlu di ketahui, APBN 2021 akan fokus kepada empat hal yakni, penangangan kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi dan reformasi struktural dengan alokasi belanja sebesar Rp2.750 triliun atau tumbuh 0,4 persen dari APBN 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here