Presiden Ingatkan Kepala Daerah Lindungi Keselamatan Warganya

0
89
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo menyebut penanganan Covid-19 pada pekan terakhir memburuk. Untuk itu, dirinya menegaskan agar para kepala daerah benar-benar memperhatikan persoalan ini.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dengan memegang angka-angka kasus, kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian, dan indikator-indikator ekonomi yang ada,” ucap Jokowi saat menyampaikan pengantar dalam rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 30 November 2020.

Dalam ratas tersebut, dirinya menyorot 2 provinsi yang angka kasus Covid-19 meningkat tajam dalam Minggu terakhir, yakni Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang, pada Minggu, 29 November 2020 menunjukkan penambahan kasus harian Covid-19 mencapai rekor tertinggi yaitu 6.267 sehingga angka kumulatifnya 534.266 kasus.

Penyumbang terbanyak yaitu Jawa Tengah dengan 2.036 kasus positif Covid-19. Menyusul kemudian DKI Jakarta dengan penambahan kasus positif Covid-19 1.431.

“Saya ingin ingatkan bahwa ada 2 provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam 2-3 hari ini peningkatannya sangat drastis sekali yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta agar dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis, hati-hati,” tegasnya.

Menurutnya, kasus aktif Covid-19 di Indonesia yang menurutnya lebih buruk dibanding pekan sebelumnya. Jokowi meminta jajarannya untuk betul-betul melakukan kontrol yang benar agar peningkatan kasus ini bisa ditekan.

“Berdasarkan data yang saya terima 29 November, kasus aktif kita sekarang ini meningkat menjadi 13,41 persen meskipun ini lebih baik dari angka rata-rata dunia tetapi hati-hati ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu, minggu yang lalu masih 12,78… 12,78 sekarang 13,41. Tingkat kesembuhan juga sama, minggu yang lalu 84,03 sekarang menjadi 83,44 persen,” kata Jokowi.

“Ini semuanya memburuk semuanya,karena adanya tadi kasus yang memang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here