Outlook Energi Listrik 2021 : Menyongsong Era Energi Bersih dan Mobil Listrik

0
1829
Ilustrasi mobil listrik buatan Indonesia. FOTO: BPPT

(Vibizmedia-Kolom) Lembaran tahun 2020 diisi dengan situasi pandemi yang membuat seluruh negara bergulat menyelamatkan ekonomi di semua sektor. Sektor energi listrik termasuk yang mendapatkan pukulan sebagai imbas dari sektor bisnis dan industri yang menurun. Imbas ini terjadi juga karena menurunnya konsumsi masyarakat. Kontraksi ekonomi yang terjadi pada akhir tahun mulai menunjukan pemulihannya karena berbagai upaya yang dilakukan pemerintah. Disisi lain situasi stay at home membuat konsumsi listrik rumah tangga yang meningkat. Sumber energi listrik Indonesia masih bergantung pada bahan bakar fosil yang sedang bergerak melakukan transisi menjadi energi bersih. Tahun 2020 ditandai dengan less contact society yang berpengaruh kepada konsumsi energi listrik.

Pasca pandemi Covid 19 terjadi pergeseran dalam masyarakat dengan kepedulian yang lebih besar kepada cleanliness, healthyness, safety & environment (CHSE) di seluruh aspek kehidupan. Preferensi industri dan masyarakat juga berubah pada sektor energi menjadi energi yang bersih. Digitalisasi membuat tingkat polusi berkurang dan kepedulian untuk sustainable development bertumbuh di masyarakat untuk kota yang hijau dan bersih, ini memberikan celah kepada bertumbuhnya energi bersih, energi terbarukan. Gaya hidup dari rumah menciptakan perilaku konsumen yang berbeda, efisiensi energi banyak dipengaruhi gaya hidup digital dan konsentrasi masyarakat meningkat untuk memiliki rumah yang nyaman dan hemat energi, smart home. Industri yang menjadi perhatian sekarang ini adalah yang berjualan secara online, juga logistik, grocery.

Menarik perhatian pada saat ini adalah bertumbuhnya pasar kendaraan listrik, ini mengubahkan wajah sektor energi listrik yang lebih ramah lingkungan. Penting untuk energi listrik mempersiapkan lebih banyak produksi energi bersih dan yang terbarukan, untuk konsumsi pasar yang besar ini. Indonesia memiliki sumber yang sangat besar untuk energi terbarukan dan energi bersih, percepatan bisa dilakukan mengingat sekarang ini tidak sulit untuk mengimplementasikan pembangunannya dan ketersediaan modal lebih banyak karena keinginan untuk membangun clean energy. Inovasi untuk rumah banyak dilakukan oleh digitalisasi, dimana otomatisasi dalam rumah dilakukan oleh applikasi untuk pemakaian energi yang lebih efisien. Inovasi energy storage telah berkembang sehingga energi listrik tidak terbuang percuma dalam setiap peralatan yang digunakan. Dalam less contact society bertumbuh juga digital channel untuk penjualan produk dan jasa perusahaan. Perkembangan ini perlu diperhatikan oleh sektor energi listrik dalam melakukan pemasaran produknya.

Research

Mckinsey memprediksikan, bahwa terlepas dari pandemi COVID-19, para pemimpin Eropa telah mempertahankan target emisi CO2 di seluruh armada yang ketat sebesar 95 gram CO2 per kilometer pada tahun 2021. Peraturan dan insentif kemungkinan akan mendorong pangsa pasar Electric Vehicle di Eropa menjadi 35 hingga 45 persen pada tahun 2030, dengan lingkungan pasar pasca-COVID membuat skenario agresif lebih mungkin terjadi. Sedangkan di Amerika menjadi 17 hingga 36 persen pada tahun 2030.

Penelitian ini tentunya akan berimbas pada sektor energi listrik di Indonesia, pasar Electric Vehicle (EV) akan bergerak juga ke Indonesia dimana masyarakat juga akan lebih tertarik kepada moda transportasi yang menggunakan clean energy. Prediksi ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk juga meningkatkan energi listrik yang bersih dan terbarukan.

Perkiraan Market Share (%) Electric Vehicle di Eropa dan Amerika Serikat

Sumber: Mckinsey

Strategi

Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai BUMN yang bergerak dalam pengadaan listrik bagi masyarakat juga sudah menyadari akan kebutuhan energi bersih dan terbarukan. PLN meluncurkan “Kampung Listrik Green PLN” di beberapa daerah Indonesia, dengan tujuan mengedukasi masyarakat dalam mengkonsumsi energi listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT). Contohnya saja untuk kampanye kompor listrik yang lebih ramah lingkungan, dan pemakaian listrik yang bersumber dari PLTS untuk pemakaian listrik sehari-hari.

PLN juga terus memacu swasta untuk berinvestasi pada energi bersih dan terbarukan, dengan membuka kerjasama bilateral dengan berbagai negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, Amerika, dan lainnya yang memiliki komitment dan ketertarikan untuk melakukan pembiayaan di bidang energi bersih dan terbarukan ini. Saatnya pada tahun 2021 untuk mengembangkan Pembangkit Listrik yang menggunakan sumber energi bersih dan terbarukan.

Industri kendaraan listrik akan menjadi moda transportasi utama di masyarakat pasca pandemi COVID-19, dengan perubahan konsumen yang lebih environmental-care dan mementingkan keberlangsungan lingkungan.Toyota Indonesia saat ini sudah banyak mengembangkan mobil listrik untuk pasar Indonesia, dengan menghadirkan mobil yang lebih ramping dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan respon baik dari kolaborasi industri energi dan transportasi dalam menciptakan produk masa depan. Electric vehicle merupakan sebuah tren mobilitas masyarakat pasca pandemi, dimana kebutuhan masyarakat yang kian memprioritaskan CHSE akan berdampak langsung kepada perilaku masyarakat di masa mendatang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here