Presiden Dorong KPK Focus Pencegahan bukan Penindakan Korupsi

0
391
Presiden Joko Widodo. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Di Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) pada Rabu, 16 Desember 2020, Presiden Joko Widodo mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar upaya Pemberantasan Korupsi fokus pada pencegahan, bukan pada penindakan.

“Kinerja penegakan hukum bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan, tetapi pada bagaimana mencegah secara berkelanjutan agar tindak pidana korupsi itu tidak sampai terjadi lagi,” tegas Jokowi yang hadir secara virtual.

Pemerintah saat ini, lanjutnya, tengah melakukan pembenahan sistem yang bisa menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi melalui e-budgeting, e-procurement, e-audit, dan aplikasi-aplikasi lainnya.

Menurutnya, Sistem tersebut memerlukan dukungan pengawasan yang efektif. Baik oleh pengawas internal di institusi pemerintah, pengawas eksternal yang melibatkan beberapa lembaga di luar pemerintah dan juga dengan mengundang partisipasi publik untuk mengawasi kerja aparat pemerintah.

“Profesionalitas aparat penegak hukum mempunyai posisi yang sangat sentral dalam penindakan dan juga pencegahan, namun orientasi dan mindset dalam pengawasan dan penegakan hukum harus diarahkan untuk perbaikan tata kelola dan pencegahan korupsi,” ucapnya.

Sementara, upaya pemberantasan korupsi, baginya, membutuhkan kegigihan dan konsistensi, orkestrasi kebersamaan, serta inovasi dan kerja sistematis untuk menutup peluang terjadinya korupsi.

“Dan juga, perlu tindakan yang adil dan konsisten untuk menindak para pelaku pidana korupsi,” kata Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here