Hadiri Konferensi SDGs 2020, Kepala Bappenas: Inovasi, Kunci Atasi Permasalahan Global

0
455
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi pembicara dalam Konferensi Tahunan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) tahun 2020 melalui video konferensi pada Kamis, 17 Desember 2020. Acara ini juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, beberapa menteri, duta besar, pejabat daerah, dan perwakilan dari organisasi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Suharso menyampaikan bahwa konferensi ini diadakan sejalan dengan upaya pemerintah yang tengah fokus pada pengendalian penyebaran dan penanganan Covid-19. Pemerintah juga bekerjasama dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan WHO dalam berbagai hal termasuk inovasi.

“Kami juga bekerja sama dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan WHO untuk membangun kesadaran bahwa inovasi merupakan kunci dalam mengatasi permasalahan, sebagai sarana efektif untuk melakukan transformasi, serta sebagai alat untuk memenangkan persaingan global,” ungkap Menteri.

Selain itu, dalam konferensi ini Kementerian PPN/Bappenas selaku koordinator pelaksana SDGs akan memberikan penghargaan kepada para pemangku kepentingan SDGs yang telah mengikuti kompetisi SDGs Virtual Event dan penghargaan kepada pemenang kompetisi Duta Kampus SDGs.

“Kompetisi SDGs virtual event dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan yang melaksanakan kegiatan secara mandiri, baik dalam bentuk seminar atau webinar, sesi diskusi, gerakan bersama dan/atau konten media sosial untuk mendukung pencapaian SDGs,” jelas Suharso.

Sedangkan Kompetisi Duta Kampus SDGs memberikan ruang bagi Kompetisi Duta Kampus SDGs memberikan ruang bagi mahasiswa dan mahasiswi yang terpilih sebagai Duta Kampus SDGs dari 20 universitas yang memiliki SDGs Centers. Kita memberikan harapan besar kepada para duta kampus tersebut untuk dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan semangat, membangun kesadaran, serta memperkuat keterlibatan masyarakat kampus dalam pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

”Mengakhiri tahun kelima pelaksanaan SDGs di Indonesia, masih banyak tugas-tugas serta rencana kerja yang harus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan hingga tahun 2030. Untuk memastikan target SDGs dapat dicapai, gotong royong antar pelaku SDGs menjadi penentu keberhasilan, termasuk pembiayaan SDGs,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here