E-Smart IKM, Dorong Pemerintah hingga Masyarakat Belanja Produk UMKM

0
343
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pihaknya bertekad untuk terus mengembangkan sektor industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin produktif dan berdaya saing, meskipun di tengah tekanan kerena imbas pandemi Covid-19.

Sejak tahun 2017, Kemenperin keluarkan salah satu jurus jitunya yakni, terus melaksanakan program e-Smart IKM. Program ini berhasil disinergikan dengan kampanye #BanggaBuatanIndonesia yang mendorong pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk belanja produk UMKM.

“Di tahun 2020, sejumlah 3.958 IKM mendaftar program e-Smart IKM dan 2.014 di antaranya berhasil lolos kurasi dan telah mengikuti pelatihan,” jelas Agus dalam keterangannya, Senin, 28 Desember 2020.

Menurutnya, hingga saat ini, sudah terdapat 516 pelaku IKM yang masuk dalam e-katalog e-smart IKM.

Pada tahun 2020, program kerja yang telah dijalankan meliputi penumbuhan dan pengembangan IKM melalui Dana Dekonsentrasi yang telah melaksanakan bimbingan teknis sebanyak 224 kegiatan di 34 provinsi kepada 7.287 pelaku IKM. Selain itu, pelaksanaan program restrukturisasi mesin/peralatan IKM untuk 154 pelaku IKM, serta penumbuhan wirausaha baru (WUB) sektor IKM dengan membina 17.288 wirausaha dan memberikan fasilitasi izin usaha bagi 4.566 WUB.

Kemenperin juga menjalankan program pengembangan sentra IKM bagi yang terdampak Covid-19 dengan fasilitasi dan bimbingan untuk 158 sentra IKM,” kata Agus.

Di samping itu, Kemenperin aktif memacu pengembangan Alat Angkut Multiguna Pedesaan (AMMDes) dengan berbagai aplikasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Berbagai aplikasi yang dapat diterapkan di AMMDes bertujuan untuk menciptakan ketahanan ekonomi dan mendukung kemajuan masyarakat desa.Salah satu contoh nyata pemanfaatan AMMDes adalah penerapan aplikasi ambulance feeder,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here