Menperin Proyeksikan Investasi Sektor Industri Tahun 2021 Capai Rp 323,56 Triliun

0
439
Ilustrasi industri manufaktur. FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan bahwa investasi diperkirakan akan menjadi faktor penggerak pertumbuhan sektor industri pada tahun 2021. Untuk itu, tahun depan, Kemenperin menargetkan realisasi penanaman modal di sektor industri manufaktur capai Rp323,56 triliun.

Menurutnya, beberapa sektor yang masih jadi primadona para investor untuk menanamkan modalnya pada tahun depan, antara lain industri makanan dan minuman, logam dasar, otomotif, serta elektronik.

“Kami juga akan dorong, antara lain pengembangan investasi di industri farmasi dan alat kesehatan,” jelas Agus pada Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 di Jakarta, Senin, 28 Desember 2020.

Agus mengatakan sektor-sektor industri farmasi dan alat kesehatan merupakan prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0. Berdasarkan data yang dimilikinya sejak Januari-September 2020, sektor industri menggelontorkan dananya di Indonesia mencapai Rp201,9 triliun atau berkontribusi 33 persen dari total nilai investasi nasional sebesar Rp611,6 triliun.

Penanaman modal di sektor industri pada sembilan bulan tersebut, lanjutnya, meningkat 37% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 sekitar Rp147,3 triliun.

Menperin sebut selama ini investasi sektor industri membawa dampak yang luas bagi perekonomian nasional, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja. Hingga Agustus 2020, jumlah tenaga kerja di sektor industri sebanyak 17,48 juta pekerja atau berkontribusi 13,61% dari total tenaga keja nasional.

Perlu di ketahui, subsektor yang memberikan kontribusi besar terhadap capaian investasi tersebut di antaranya adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, industri makanan, industri kimia dan farmasi, industri kendaraan bermotor dan alat transportasi, serta industri mineral non-logam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here