Pemerintah Terapkan Sistem Laporan Penyaluran Bansos Covid-19 pada Februari 2021

0
143
Menteri Sosial Tri Rismaharini. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa pihaknya mulai menerapkan sistem laporan penyaluran bantuan sosial Covid-19 pada Februari 2021 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyelewengan oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Akan ada mekanisme laporan yang lebih detail. Kita harap sekali lagi tidak ada pemotongan atau penyelewengan bantuan itu,” jelas Risma dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa, 29 Desember 2020.

Bantuan sembako pada 2021 akan diberikan kepada sekitar 18,8 juta keluarga penerima. Total nilai sembako yang diterima per bulan adalah Rp200 ribu.

Selain sembako, pemerintah juga akan menggencarkan bantuan tunai sebesar Rp300 ribu kepada sekitar 10 juta keluarga.

Risma menegaskan agar bantuan tunai tersebut tidak digunakan untuk membeli rokok. Untuk itu, dirinya, juga akan menyiapkan sistem khusus untuk mengetahui setiap belanja yang dilakukan dengan uang bantuan.

“Tidak ada lagi untuk pembelian rokok dan kami akan pantau. Kami akan pantau karena insyaallah Februari kami siapkan tools. Kami bisa ketahui belanja apa saja dengan uang itu,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here